Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Kemendikbud: Guru Dapat Manfaatkan Taman untuk Pembelajaran di Tengah Pandemi

Praptono mengatakan ruang publik seperti taman dapat dimanfaatkan guru yang melakukan kunjungan

Kemendikbud: Guru Dapat Manfaatkan Taman untuk Pembelajaran di Tengah Pandemi
/Alex Suban
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikbud Praptono mengatakan ruang publik dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Praptono mengatakan ruang publik seperti taman dapat dimanfaatkan guru yang melakukan kunjungan ke rumah siswa.

"Misalkan guru melakukan home visit, kemudian butuh ruangan dan ruangannya harus ruangan yang sirkulasi udaranya bagus.

Maka bisa menggunakan taman-taman yang ada di setiap pojok kampung atau di desa," ucap Praptono dalam Semidaring Sejajar, Selasa (4/8/2020).

Baca: Kemendikbud Buka Peluang Pembukaan Sekolah di Pulau yang Kabupatennya Zona Merah

Penggunaan ruang publik dapat digunakan untuk melakukan pembelajaran yang bebas dari penularan Covid-19.

Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk gerakan gotong royong semua pihak dalam mewujudkan pembelajaran yang sesuai protokol kesehatan.

"Itu semuanya menggambarkan kepada kita bahwa kegotongroyongan Insya Allah yang akan bisa memberikan solusi untuk penanganan covid ini," kata Praptono.

Baca: Guru SMP di Madiun Meninggal karena Corona, Sempat ke Sekolah untuk Bikin Materi Online

Praptono juga mengajak kepada seluruh satuan pendidikan untuk taat pada ketetapan pemerintah pusat dan daerah yang terkait dengan pembelajaran di masa pandemi.

"Ikuti kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten, provinsi dan juga oleh Kemendikbud.

Karena emang pandemi ini tidak bisa kita anggap enteng dan kalau kita tidak berhati-hati maka akan semakin sulit untuk menangani penyebaran virus Covid-19 ini," pungkas Praptono.

Baca: Guru SMP di Madiun Meninggal karena Corona, Sempat ke Sekolah untuk Bikin Materi Online

Seperti diketahui, Kemendikbud bersama Kemenkes, Kemendagri, Kemenag telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Panduan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran Baru dan Tahun Akademi Baru di Masa Pandemi COVID-19.

Beberapa kabupaten kota yang masuk zona hijau berdasarkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nasional dapat memulai pembelajaran tatap muka dengan persyaratan protokol kesehatan yang ketat.

Pembelajaran tatap muka dimulai dari jenjang SMP dan SMA/SMK terlebih dulu.

Ikuti kami di
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas