Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

KLB Partai Gerindra

Bangga Dengan Gerindra, Prabowo Subianto: 12 Tahun Tahun Lalu Kita Diremehkan

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menceritakan partainya yang dibentuk pada Februari 2008 silam sempat diremehkan.

Bangga Dengan Gerindra, Prabowo Subianto: 12 Tahun Tahun Lalu Kita Diremehkan
Gita Irawan
Prabowo Subianto. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menceritakan partainya yang dibentuk pada Februari 2008 silam sempat diremehkan.

Hal ini diungkapkan dalam sambutan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2020).

Namun, kini dirinya merasa bangga lantaran Gerindra sudah berkecimpung di perpolitikan Indonesia selama 12 tahun lamanya.

Baca: Prabowo Subianto: Gerindra Besar Bukan Karena Sosok Ketua Umum

"Tadi saya katakan saya merasa bangga, boleh juga ya Gerindra ini. Kalau saya lihat tampang kalian ini, 12 tahun lalu kita diremehkan. Dulu ada yang bilang, apa itu Gerindra, Gerindri, ya kan? Tapi dengan semangat, rawe-rawe rantas malang-malang putung, dengan semangat tidak mengenal menyerah, dengan semangat kegembiraan, dengan optimisme, kita jalan terus," ujar Prabowo Subianto, dalam sambutannya, Sabtu (8/8/2020).

Namun, Prabowo tak ingin umur panjang dan prestasi Partai Gerindra membuat para kadernya angkuh dan sombong.

Dia mengajarkan bahwa partainya bukanlah partai biasa, karenanya para kader diminta tidak boleh menjadi politisi biasa.

Para kader diminta merebut kursi politik dengan cara yang benar, baik di legislatif maupun eksekutif, untuk membuat perubahan demi perbaikan nasib rakyat, demi membangun kekuatan bangsa Indonesia.

Mantan Danjen Kopassus tersebut juga mengatakan seorang politikus tidak bisa membangun bangsa hanya dengan memberikan wacana atau komentar.

Baca: Di depan Kader Gerindra Presiden Ingatkan Ancaman Resesi Ekonomi

Karena menjadi politikus penuh dengan tantangan dan pengorbanan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas