Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Nadiem: Sekolah Tidak Wajib Terapkan Kurikulum Darurat

Meski begitu, kurikulum darurat ini tidak wajib untuk diterapkan oleh pihak sekolah dalam proses pembelajaran.

Nadiem: Sekolah Tidak Wajib Terapkan Kurikulum Darurat
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan - Nadiem Makarim 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah meluncurkan kurikulum darurat untuk pembelajaran di sekolah selama pandemi Covid-19.

Meski begitu, kurikulum darurat ini tidak wajib untuk diterapkan oleh pihak sekolah dalam proses pembelajaran.

"Yang ingin saya tekankan bahwa satuan pendidikan tidak wajib mengikuti kurikulum darurat ini," ujar Nadiem dalam konferensi pers yang dilakukan secara daring, Jumat (7/8/2020).

Pihak sekolah masih boleh menggunakan kurikulum nasional 2013. Namun pihak Kemendikbud telah menawarkan kurikulum darurat jika pihak sekolah membutuhkan standar pencapaian dan kompetensi dasar yang lebih sederhana.

Baca: Mendikbud: SMK dan Perguruan Tinggi di Semua Zona Boleh Gelar Praktik di Sekolah

Selain itu, sekolah juga diperbolehkan melakukan penyederhanaan kurikulum secara mandiri.

"Jangan khawatir opsi untuk melakukan penyederhanaan secara mandiri itu masih diperbolehkan dan masih diperkenankan ya," kata Nadiem.

Menurut Nadiem, kebijakan yang diluncurkan oleh Kemendikbud ini merupakan sebuah opsi bagi pihak sekolah untuk pembelajaran efektif di tengah pandemi Covid-19.

Baca: BREAKING NEWS: Setelah Zona Hijau, Kini Daerah Zona Kuning Diperbolehkan Sekolah Tatap Muka

"Jadi ini suatu opsi bagi sekolah. Opsi bagi kepala dinas, masing-masing Pemda untuk menggunakan kurikulum darurat, tidak dipaksakan," pungkas Nadiem.

Seperti diketahui, Kemendikbud menerbitkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus.

Melalui Permendikbud ini sekolah dapat menggunakan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran peserta didik di tengah kondisi pandemi Covid-19

Ikuti kami di
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas