Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kemenag RI Terima Bantuan Rp 2,5 Triliun untuk Pesantren di Masa Covid-19

Kemenag juga berikan bantuan pembelajaran daring kepada 14.115 lembaga. Masing-masing lembaga akan mendapat Rp15juta, namun diberikan per bulan

Kemenag RI Terima Bantuan Rp 2,5 Triliun untuk Pesantren di Masa Covid-19
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Sejumlah santri mengaji kitab safinah di Pondok Pesantren Darut Taubah, Gang Hidayat, Jalan Kebontangkil, Kelurahan Kebonjeruk, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Senin (12/6/2017). Pesantren yang sudah berdiri 16 tahun di kawasan eks prostitusi Saritem itu dihuni 80 santri dan santriwati dari berbagai daerah di Jawa Barat. Selama Ramadan ini mereka rutin memperdalam ilmu agama Islam setiap selesai melasanakan salat fardu, yakni tadarus Alqurna, membaca tafsir jalalain, safinatunnajah, tijanudarori dan yang lainnya. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian Agama menerima bantuan sebesar Rp2,599 triliun untuk membantu pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan Islam di masa pandemi Covid-19.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono mengatakan, proses verifikasi penerima bantuan sudah selesai dan Surat Keputusan (SK) Dirjen Pendidikan Islam akan segera terbit.

"Insya Allah, SK bantuan akan terbit tanggal 12 atau 13 Agustus 2020. Proses verifikasi sudah selesai," terang Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono, diketerangannya, Rabu (12/8/2020).

Ia menuturkan, dalam SK sudah mencantumkan nama pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan Islam, lengkap dengan alamat dan nomor rekening yang dibuat tim Direktorat.

"Para penerima akan mendapat surat pemberitahuan sebagai penerima, termasuk bagaimana mencairkannya," sambungnya.

Menurutnya, proses verifikasi dilakukan secara cermat dan teliti agar tepat sasaran. Proses persiapan dan pelaksanaan pemberian juga melibatkan Kementerian dan Lembaga lain.

Baca: Pakai Mesin Hilux, Pindad Ajak Astra untuk Produksi Massal Rantis Maung

Baca: Order Sepi Selama Pandemi Covid-19, Pengusaha WO Berupaya Bunuh Diri Lompat dari Tower

"Besar harapan kami, bantuan ini dapat meringankan beban pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan Islam yang tentunya ikut terdampak dengan pandemi ini," tuturnya.

Waryono menambahkan, anggaran akan diberikan sebagai Bantuan Operasional (BOP) untuk 21.173 pesantren. Jumlah ini terdiri dari 14.906 pesantren dengan kategori kecil (50-500 santri) yang mendapat bantuan sebesar Rp25juta.

Lalu ada 4.032 pesantren kategori sedang (500-1.500 santri), yang akan mendapat bantuan Rp40juta.

"Bantuan juga akan diberikan kepada 2.235 pesantren kategori besar dengan santri di atas 1.500 orang. Nilai bantuannya adalah Rp50juta," ujarnya.

Selain pesantren, bantuan juga akan disalurkan sebagai BOP untuk 62.153 Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) masing-masing akan mendapat Rp10juta.

Selain itu, juga diberikan untuk 112.008 Lembaga Pendidikan Al Qur'an (LPQ). Masing-masing LPQ akan mendapat bantuan Rp10juta.

"Kemenag juga berikan bantuan pembelajaran daring kepada 14.115 lembaga. Masing-masing lembaga akan mendapat Rp15juta, namun diberikan per bulan Rp5juta selama tiga bulan," imbuh Waryono.

Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas