Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

1.172 WNI Jemaah Tabligh Tertahan di 13 Negara Akibat Pandemi Covid-19

Sebanyak 1.172 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi jamaah tabligh tertahan di 13 negara akibat pandemi covid-19.

1.172 WNI Jemaah Tabligh Tertahan di 13 Negara Akibat Pandemi Covid-19
Layar Tangkap Telekonferensi
Perwakilan Warga Negara Indonesia (WNI) jemaah tabligh di Indonesia yang dikarantina di India 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Sebanyak 1.172 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi jamaah tabligh tertahan di 13 negara akibat pandemi covid-19.

Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI (Kemenlu) Judha Nugraha menerangkan, dari jumlah tersebut 454 orang telah kembali ke tanah air.

"Catatan Kementerian Luar Negeri jamaah tabligh Indonesia yang ada di luar negeri ada 1.172 orang, tersebar di 13 negara, dengan posisi 454 telah kembali ke Indonesia," ujar Judha dalam press briefing mingguan Kemlu RI secara daring, Kamis (13/8/2020).

Baca: Antisipasi Penularan Covid-19, Mendagri Larang Lomba Panjat Pinang Hingga Makan Kerupuk

Dirinya merinci, sekitar 718 orang masih berada di luar negeri, dengan sebaran 701 orang berada di India, enam di Pakistan, 10 berada di Malaysia ,dan satu jamaah tabligh berada di Thailand.

Lebih jauh Judha menuturkan, WNI jamaah tabligh terbanyak berada di India dan kini terus diupayakan kepulangan mandiri di India.

Dari 701 jamaah tabligh WNI tersebut, sebanyak 436 jamaah tabligh berada di New Delhi, sedangkan 265 jamaah tabligh lainnya berada tersebar di 11 wilayah India.

"Khusus untuk yang di India dapat kami sampaikan dalam beberapa pekan terakhir kita telah berhasil memulangkan 50 jamaah tabligh WNI sehingga sehingga saat ini masih terdapat 701 jamaah tabligh ada di India," ujar Judha.

Di India pula, ujar Judha, WNI banyak terjerat kasus hukum akibat pembatasan Covid-19.

Baca: Kemlu RI Upayakan Pemulangan 701 Jamaah Tabligh dari India

"Dari 436 anggota jamaah tabligh yang berada di New Delhi, 431 telah menyelesaikan proses hukum karena mengajukan plea bargain (kesepakatan hukum) dan membayar denda. Sedangkan lima Jamaah Tabligh memilih meneruskan proses pengadilan secara penuh karena mengajukan surat ketidakbersalahan," ujar Judha.

Untuk jamaah tabligh WNI yang telah menyelesaikan proses hukum, mereka diharuskan mengurus administrasi kepulangan dari Kementerian Luar Negeri India dan exit permit keimigrasian.

KBRI New Delhi terus berkoordinasi dengan Kementerian terkait untuk memastikan proses administrasi diselesaikan dengan segera.

"Untuk 265 jamaah tabligh yang berada di luar New Delhi, 29 telah diputus bebas dan sedang pengurusan exit permit keimigrasian," ujarnya.

Ikuti kami di
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas