Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kepala BPIP: HUT RI Ke-75 Momen Merawat Kembali Kerukunan Bangsa

di momen peringatan kemerdekaan Indonesia, perlunya sebagai bangsa kembali merawat kerukunan dan persatuan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Kepala BPIP: HUT RI Ke-75 Momen Merawat Kembali Kerukunan Bangsa
Ist
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi saat webinar bedah buku Nalar Kerukunanan, Merawat Keberagaman Bangsa, Mengawal NKRI secara virtual, Rabu (19/8/2020). / capture video 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi mengatakan, peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia masih dihadapkan sejumlah permasalahan bangsa. Terutama, soal persatuan dan kesatuan bangsa.

Untuk itu, di momen peringatan kemerdekaan Indonesia, perlunya sebagai bangsa kembali merawat kerukunan dan persatuan.

Hal itu disampaikan Yudian saat webinar bedah buku Nalar Kerukunanan, Merawat Keberagaman Bangsa, Mengawal NKRI secara virtual, Rabu (19/8/2020).

Baca: BPIP Dorong Guru PPKn Sebagai Duta Penggerak Pancasila

"Karena kuncinya adalah bahwa dengan persatuan itulah kita bisa merdeka," kata Yudian.

"Saya pernah mengatakan dulu, persatuan adalah sesuatu yang termahal dari semua yang termahal yang kita miliki sebagai bangsa indonesia," tambahnya.

Selain itu, Yudian mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia diraih dengan pengorbanan yang amat besar.

Sehingga, dari berbagai suku, ras dan agama bisa bersatu sebagai bangsa.

Rekomendasi Untuk Anda

"Salah satu kehebatan bangsa kita, bangsa yang mau berkorban demi kemerdekaan bangsa. Disitulah jasa para pahlawan kita, para ulama, paka kiai, para tokoh agama berbagai agama," ucap Yudian.

"Dibawah proklamasi itu, kita dapat mempersatuakan perbedaan-perbedaan itu menjadi rahmat yang besar," jelasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas