Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Nadiem: Pendidikan Anak Dipertaruhkan, Saat Orang Tua Dirumahkan

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menilai krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 turut dirasakan oleh seluruh pihak.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Nadiem: Pendidikan Anak Dipertaruhkan, Saat Orang Tua Dirumahkan
Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim saat rapat dengan Komisi X DPR, Jakarta, Kamis (27/8/2020). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menilai krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 turut dirasakan oleh seluruh pihak.

Nadiem mengatakan banyak orang tua yang dirumahkan atau diberhentikan dari tempat kerjanya. Sehingga pendidikan anak-anak menjadi terancam.

"Kondisi ini turut dirasakan oleh seluruh pekerja dan pengusaha di Indonesia, tak terkecuali orang tua peserta didik. Ketika para pencari nafkah dirumahkan, keberlanjutan pendidikan anak-anak itu ikut dipertaruhkan," ujar Nadiem dalam sambutannya yang disiarkan secara daring, Kamis (27/8/2020).

Baca: Mendikbud Nadiem Makarim Minta Pendidikan Vokasi dan Industri Lakukan Link and Match

Nadiem mengungkapkan Kemendikbud telah membuat sejumlah kebijakan untuk membantu agar pembelajaran di masa pandemi terus berjalan.

Kemendikbud telah mengeluarkan kebijakan fleksibilitas dana BOS yang bisa digunakan untuk pengadaan kuota internet, implementasi BOS afirmasi, dan kinerja bagi sekolah swasta.

Hingga Kartu Indonesia Pintar dari jenjang SD sampai perguruan tinggi. Serta keringanan biaya kuliah untuk mahasiswa di perguruan tinggi negeri dan swasta.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dalam sektor pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah berupaya untuk meringankan beban para orangtua dan peserta didik," ucap Nadiem.

Baca: Menteri Nadiem Kaget Ada Isu Wajib Militer untuk Mahasiswa

Meski begitu, Nadiem mengatakan pemerintah tetap membutuhkan bantuan dari pihak lain untuk lancarnya pembelajaran di masa pandemi.

Menurutnya dukungan-dukungan yang diberikan pemerintah tidak dapat mengatasi seluruh masalah. Dukungan pihak lain tetap dibutuhkan pemerintah di sektor pendidikan.

"Perlu peran serta masyarakat untuk bersama-sama mengatasi permasalahan pendidikan," pungkas Nadiem.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas