Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

126 Pegawai RSUP Persahabatan Terpapar Covid-19

Ia merinci dari 126 pegawai yang terkonfirmasi itu, sampai hari ini ada 75 pegawai positif, 49 orang sudah negatif, dan dua orang meninggal.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 126 Pegawai RSUP Persahabatan Terpapar Covid-19
Freepik
ilustrasi virus corona 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dari total 2.141 pegawai RSUP Persahabatan, sekitar 126 pegawai terkonfirmasi positif virus Covid-19.

Data tersebut diambil mulai bulan Maret hingga Agustus 2020.

Hal itu disampaikan Direktur Perencanaan Organisasi dan Umum RSUP Persahabatan Yudhaputra Tristanto, dalam konferensi pers virtual, Selasa (1/9/2020).

Ia merinci dari 126 pegawai yang terkonfirmasi itu, sampai hari ini ada 75 pegawai positif, 49 orang sudah negatif, dan dua orang meninggal.

Baca: Kepala BPOM Sebut Banyak Aspek Positif dalam Vaksin Covid-19 Asal UEA

"Pegawai yang meninggal komorbid jenis macam-macam mulai dari jantung, diabetes dan lain-lain," ucap Yudhaputra.

Di kesempatan yang sama, Direktur SDM Pendidikan, dan Penelitian RSUP Persahabatan Rochman Arif memastikan pegawai yang terpapar Covid-19 tidak menjalani perawatan di RSUP Persahabatan.

Rekomendasi Untuk Anda

Tetapi, terbagi ke beberapa tempat, seperti di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat atau di rumah masing-masing.

"Perlu kami sampaikan pada hari ini tidak ada pegawai dirawat di RSUP Persahabatan. Pegawai yang konfirm positif Covid-19 adalah (dengan gejala) ringan atau sebagaian besar ringan. Untuk yang sedang ada, tapi dirawat di Wisma Atlet, ada juga yang istirahat di rumah," jelas Rochman.

Baca: Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19, WNI Dilarang Berkunjung ke Malaysia

Dia juga menyatakan, para pegawai yang positif virus corona, bukan tertular ketika bertugas di RSUP Persahabatan. Melainkan, dari luar lingkungan rumah sakit.

Pihak RS, ujarnya, telah melakukan upaya untuk pencegahan dan memutus rantai penularan di lingkungan rumah sakit

"Tertular bukan di RS tetapi dari luar, dari keluarga, perjalanan dari rumah ke kantor atau sebaliknya," tuturnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas