Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Jumlah Dokter Spesialis Paru di Indonesia Tak Ideal untuk Tangani Covid-19

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) mengungkap Indonesia kekurangan dokter spesialis paru dalam penanganan Covid-19.

Jumlah Dokter Spesialis Paru di Indonesia Tak Ideal untuk Tangani Covid-19
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Agus Dwi Susanto saat ditemui di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia kekurangan dokter spesialis paru dalam penanganan Covid-19.

Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) mengungkap, dengan jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 250 juta orang idealnya Indonesia memiliki 2.500 dokter spesialis paru atau rasio 1 : 1.000 penduduk.

Namun kini hanya ada 1.206 dokter yang tersebar di 29 cabang PDPI di tanah air.

"Di Indonesia kita baru memiliki 1.206 dokter paru yang tersebar di 29 cabang PDPI. Dengan 250 juta penduduk yang ada, semestinya minimal kita (Indonesia) memiliki 2500 dokter paru," ujar Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Paru Indonesia (PDPI) Agus Dwi Susanto, dalam webinar Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), pada Selasa (8/9/2020).

Baca: Cegah Kluster Baru Covid-19, Persatuan Dokter Paru Sarankan Pilkada Virtual

Agus melanjutkan, hal ini menjadi pekerjaan rumah bersama dengan pemerintah, terlebih kini kebutuhan dokter spesialis paru di tengah penanganan  Covid-19 sangat dibutuhkan.

"Ini PR untuk kita, kita harus kejar dan memerlukan dukungan pemerintah bagaimana dokter paru bisa berada di tengah-tengah masyarakat untuk menangani pandemi-pandemi yang akan datang. Saat pandemi Covid ini peran dokter paru penting," ujar dia.

Dari data PDPI per Minggu (6/8), Agus menambahkan, sudah ada 50 orang dokter spesialis paru yang terpapar Covid-19, bahkan tiga orang dokter meninggal dunia.

"Dari data per hari Minggu dilaporkan ada 50 dokter paru yang positif Covid-19, di mana 3 dokter spesialis paru meninggal dunia," tutur Agus.

Baca: Diduga Terpapar dari Pasien, 10 Dokter dan Nakes Puskesmas Jatirejo Mojokerto Positif Covid-19

Diketahui, pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 memperbarui data terkait jumlah pasien positif corona di Indonesia, hingga Selasa (8/9/2020), total kasus positif Covid-19 sebanyak 200.035 orang.

Sementara jumlah yang meninggal dunia menjadi 8.230 orang, dan total kasus sembuh sebanyak 142.958 orang.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas