Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ibu Kota Baru

Pembangunan Ibu Kota Baru Ditunda, PKS Minta Pemerintah Segera Alihkan Anggaran untuk  Covid-19

Fraksi PKS DPR RI menilai tepat langkah pemerintah yang menunda pembangunan ibu kota negara baru di Kalimantan Timur.

Pembangunan Ibu Kota Baru Ditunda, PKS Minta Pemerintah Segera Alihkan Anggaran untuk  Covid-19
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (kanan) dan Gubernur Kaltim Isran Noor) berbincang saat meninjau progres persiapan pembangunan Ibu Kota baru di kawasan Kelurahan Pemaluan, Sepaku, Penajam Paser Utara, Selasa (17/12/2019). Hari ini Presiden Jokowi meresmikan beroperasinya Tol Balikpapan-Samarinda yang akan menjadi jalur penghubung utama menuju Ibu Kota baru RI. TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fraksi PKS DPR RI menilai tepat langkah pemerintah yang menunda pembangunan ibu kota negara baru di Kalimantan Timur.

"Memang seharusnya proyek itu ditunda, untuk fokus pada penanggulangan Covid-19," kata Wakil Ketua fraksi PKS DPR RI Mulyanto, saat dihubungi Tribunnews, Rabu (9/9/2020).

Mulyanto meminta pemerintah jangan sampai gagal fokus dalam penanganan Covid-19 ini, dengan proyek semacam ibu kota baru yang memiliki anggaran besar.

Baca: BREAKING NEWS Pembangunan Ibu Kota Baru di Kaltim Akhirnya Ditunda

Anggota Komisi VII DPR RI itu mengatakan, penanganan Covid-19 juga membutuhkan anggaran yang besar.

"Kita membutuhkan sumber daya keuangan yang besar untuk menangani pandemi Covid-19.  Baik untuk aspek kesehatan, jaring pengamanan sosial, maupun menggerakkan sektor ekonomi riil," kata Mulyanto.

Namun, berdasarkan informasi yang didapatnya, anggaran untuk proyek ibu kota baru masih ada di Bappenas dengan nilai yang cukup besar.

Ia mendesak pemerintah segera mengalihkan dana tersebut untuk penanggulangan Covid-19.

"Saya dengar, anggaran untuk proyek ini masih ada di Bappenas dengan nilai yang cukup besar," ucapnya.

"Semestinya anggaran untuk proyek pemindahan ibu kota ini juga segera dialihkan untuk program penanggulangan Covid-19," pungkas Mulyanto.

Baca: Pemerintah Tunjukkan Empati Akibat Pandemi dengan Tunda Pembangunan Ibu Kota Baru

Untuk diketahui pemerintah memutuskan melakukan penundaan pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur, seiring masih fokusnya terhadap penanganan pandemi Covid-19.

"Sampai hari ini ibu kota negara programnya masih di hold (tunda)," ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Suharso di ruang rapat KK 1 DPR, Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Meski terjadi penundaan pembangunan, kata Suharso, pemerintah tetap melanjutkan segala persiapan terkait pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur

"Kami tetap melanjutkan masterplan, dan pembangunan infrastruktur dasar di kota penyangga, seperti Samarinda dan Balikpapan," ucap Suharso. 

Kementerian PPN/Bappenas mengusulkan pagu anggaran 2021 sebesar Rp 1,7 triliun atau naik sekitar Rp 240 miliar dari pagu awal sebesar Rp 1,5 triliun. 

Alokasi anggaran dukungan untuk tim komunikasi dan koordinasi rencana strategis ibu kota negara masuk dalam program perencanaan pembangunan nasional yang dialokasikan sekitar Rp 831,40 miliar.

Ikuti kami di
Penulis: chaerul umam
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas