Tribun

Jakob Oetama Meninggal Dunia

Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama Meninggal Dunia, Ini Sederet Penghargaan dan Karya Tulisnya

Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama Meninggal Dunia, Ini Sederet Penghargaan dan Karya Tulis Semasa Hidupnya.

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama Meninggal Dunia, Ini Sederet Penghargaan dan Karya Tulisnya
TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Presiden Komisaris Kompas Gramedia Yacob Oetama, berpidato pembukaan SYUKURAN KOMPAS GRAMEDIA 2012 dengan tema KARYA TAWA CINTA di Istora Senayan, Jakarta (1/2/2012) Acara Syukuran KG diisi dengan Karnaval yang diikuti 16 Unit Usaha dan dimeriahkan Gruop lawak Srimulat dengan 4 Generasi Srimulat. 

TRIBUNNEWS.COM - Kabar duka datang dari dunia pers Indonesia, pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama meninggal dunia pada, Rabu (9/9/2020).

Jakob Oetama menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading Jakarta pada usia 88 tahun.

Jenazah dibawa ke tempat persemayaman di Gedung Kompas Gramedia Palmerah Selatan dan akan dihantarkan menuju tempat peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Kamis, 10 September 2020.

Melansir Kompas.com, Jakob Oetama mengawali kariernya sebagai seorang guru, namun kemudian memilih jalan sebagai wartawan hingga mendirikan jaringan media terbesar, Kompas Gramedia, bersama rekannya, PK Ojong.

Kepergian almarhum menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga, kerabat hingga rekan-rekan pers Indonesia.

Baca: Meninggal Dunia dalam Usia 88 Tahun, Jakob Oetama Dikenal sebagai Sosok Sederhana dan Jujur

Baca: Jejak Karier Jakob Oetama Pendiri Kompas Gramedia, dari Guru hingga Menjadi Tokoh Pers Nasional

Pendiri Kompas-Gramedia Jakob Oetama Tutup Usia. TRIBUNNEWS/DOK KOMPAS
Pendiri Kompas-Gramedia Jakob Oetama Tutup Usia. TRIBUNNEWS/DOK KOMPAS (KOMPAS/DOK KOMPAS)

Berikut deretan penghargaan yang pernah didapatkan Jakob Oetama dan karya tulis semasa hidupnya:

Penghargaan

- Bintang Mahaputera Utama dari Pemerintah RI (1973)

- Wira Karya Kencana dari Kantor Menteri Negara Kependudukan/Kepala BKKBN, karena dianggap telah Berjasa dalam Gerakan KB Nasional (1994)

- Anugerah Doktor Honoris Causa dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (2003)

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di

Wiki Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas