Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak 2020

Bawaslu Usulkan KPU Ubah PKPU Kampanye Terkait Konser Musik di Pilkada

Fritz Edward Siregar mengusulkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ubah PKPU terutama terkait pelibatan massa secara tatap muka.

Bawaslu Usulkan KPU Ubah PKPU Kampanye Terkait Konser Musik di Pilkada
Tribunnews/JEPRIMA
Anggota Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Fritz Edward Siregar saat berpose usai mengunjungi kantor Tribunnews.com di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2020). Kunjungan tersebut dalam rangka menjalin silaturahmi kepada redaksi Tribunnews.com. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Fritz Edward Siregar mengusulkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ubah PKPU terutama terkait pelibatan massa secara tatap muka.

"Bawaslu mengusulkan agar KPU melakukan perubahan PKPU Kampanye," ujar Fritz kepada Tribunnews.com, Rabu (12/9/2020).

Terutama Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 10 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pilkada dalam Kondisi Bencana Non Alam Covid-19.

Pasal 59 dan 63 dalam PKPU ini berpotensi menimbulkan kerumunan massa dalam tahapan Pilkada 2020.

Baca: Perludem: KPU Bisa Tak Mengizinkan Konser Musik di Kampanye Pilkada

Pada Pasal 59, diatur tentang debat publik yang membolehkan 50 pendukung hadir. Pasal 63 mengatur tujuh jenis kegiatan yang tidak melanggar larangan kampanye dan ketentuan UU.

Antara lain, tidak dilarang melakukan konser musik.

Fritz mengatakan masih ada waktu untuk melakukan perubahan, sebelum berlangsungnya waktu kampanye Pilkada.

"Agar konser dan hal-hal yang melibatkan massa dapat dibatasi. Meskipun kita sepakat bahwa ada penerapan protokol kesehatan, kepatuhannya merupakan tantangan bersama," tutur Fritz.

Dua pasal dalam PKPU 10, yakni Pasal 59 dan Pasal 63 menuai kritik dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Sebab, aturan pada dua pasal itu dikhawatirkan berpotensi menghadirkan banyak orang.

Ikuti kami di
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas