Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

5 Jasad ABK Ditemukan di Dalam Freezer Kapal, Sempat Menggigil dan Sesak Napas Sebelum Tewas

Kelima korban meminum miras oplosan dengan ramuan tersendiri. Di antaranya dengan bahan minuman energi dicampurkan dengan alkohol.

5 Jasad ABK Ditemukan di Dalam Freezer Kapal, Sempat Menggigil dan Sesak Napas Sebelum Tewas
TribunJakarta/Bima Putra
Jenazah lima ABK Starindo Jaya Maju IV yang diautopsi di Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (18/9/2020). 

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Morry Edmond mengatakan penyelidikan dihentikan karena dinilai tidak ada unsur pidana dalam kasus tersebut.

"Ya, kasusnya berhenti karena tidak ditemukan unsur pidana," ujar Morry, kepada wartawan, Sabtu (19/9/2020).

Morry menjelaskan pihaknya sudah melakukan penyelidikan mendalam dan memeriksa para ABK kapal. Selain itu visum dan juga autopsi kepada kelima jenazah korban sudah dilakukan.

Baca: Tak Temukan Unsur Pidana, Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Kematian 5 ABK KM Starindo Jaya Maju V

Dari hasil tersebut, Morry mengatakan didapati fakta para korban murni meninggal bukan karena kekerasan, melainkan karena menenggak miras oplosan.

"Setelah kita visum tidak ada tanda-tanda kekerasan dan meninggal karena miras oplosan," kata dia.

Awalnya, kepolisian sempat khawatir dan curiga kelima korban meninggal akibat virus corona atau Covid-19. Namun hasil visum berkata lain, yakni akibat miras oplosan.

Polisi awalnya curiga jika kelima ABK itu tewas karena virus corona. Namun hasil visum tidak menunjukkan fakta itu.

"Ada kekhawatiran kami juga saat pertama temukan mayat ini. Kami khawatir korban meninggal karena Covid tapi setelah visum, (ternyata) meninggal karena miras oplosan," tandasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas