Tribun

Kepala BNPB Sebut Tahun 2020 Terjadi Anomali Akibat Perubahan Iklim

Doni mencontohkan di bulan September tahun lalu, banyak daerah di Kalimantan yang terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Kepala BNPB Sebut Tahun 2020 Terjadi Anomali Akibat Perubahan Iklim
TRIBUN/DANY PERMANA
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Doni Monardo berbincang dengan redaksi Tribun Network di Jakarta, Senin (7/9/2020). TRIBUNNEWS/DANY PERMANA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Doni Monardo memaparkan tren bencana yang terjadi di Indonesia dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Selasa (22/9/2020).

Dalam pemaparannya, Doni menyebut tahun 2020 terjadi anomali akibat perubahan iklim.

Doni mencontohkan di bulan September tahun lalu, banyak daerah di Kalimantan yang terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Namun, saat ini mayoritas di daerah serupa banyak mengalami bencana banjir.

"Di Kalimantan terutama Kalimantan Tengah dan Kalimantan Batat sekarang masih hujan padahal tahun lalu sepanjang rute yang kami lalui dari mulai Banjarmasin kemudian ke Palangkaraya lantas dari Palangkaraya ke Pangkalan Bun dari Pangkalan Bun menuju ke Pontianak sepanjang rute penerbangan nyaris kami terkepung kabut asap," kata Doni di Ruang Rapat Komisi VIII DPR, Senayan, Jakarta.

Baca: BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem Selama Pancaroba, Sepekan ke Depan Akan Hujan Lebat

"Hari ini yang terjadi hanya wilayah Kalimantan Selatan saja yang terbakar, di luar itu semuanya banyak yang mengalami banjir. Inilah yang kita hadapi akibat perubahan iklim," ujarnya.

Doni juga menyebut, dampak perubahan iklim juga terasa di DKI Jakarta.

BNPB, kata Doni, mencatat di September 2019 tahun lalu kualitas udara di DKI buruk, namun kini membaik selain karena adanya pembatasan karena covid-19 juga disebabkan adanya curah hujan yang tinggi.

Hal itu dibuktikan dengan turunnya hujan yang terjadi pada Senin (21/9/2020) kemarin yang membuat beberapa wilayah mengalami banjir.

"Salah satu karena faktor pandemi temperatur kendaraan kurang tetapi adalah curah hujan kita saksikan kemarin mulai dari siang sampai sore bahkan di beberapa tempat terjadi banjir," ucap Doni.

Oleh karena itu, Doni meminta semua pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana.

Secara khusus, BNPB meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta BMKG untuk mempersiapkan diri terhadap potensi terjadi bencana alam.

"Ini lah yang senantiasa menjadi fokus kami bekerja sama dengan semua kementerian lembaga terutama LHK dan BMKG untuk mengingatkan seluruh daerah yang memiliki potensi-potensi ancaman bencana hidrometeorologi untuk mempersiapkan diri lebih siap lagi sehingga bisa mengurangi risiko dan bisa menghindari terjadinya kerugian harta benda dan khususnya korban jiwa," pungkas Doni.

Ikuti kami di
Penulis: chaerul umam
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas