Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Rektor Unhan Ceritakan Kisah Sukses TNI dalam Penanganan Aksi Terorisme

Amarulla Octavian menilai Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki banyak cerita sukses dalam penanganan aksi terorisme.

Rektor Unhan Ceritakan Kisah Sukses TNI dalam Penanganan Aksi Terorisme
ist
Rektor Universitas Pertahanan Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian 

Jadi Rektor Unhan menegaskan kesan adanya tumbang tindih kewenangan terkait penanganan terorisme harus dilihat dari perspektif positif.

"Di Selandia Baru tidak ada aturan yang rinci tapi berhasil karena komitmen antaraparatnya tinggi. Jadi mudah berkoordinasi dan bergerak bersama. Kita harus belajar dari pemberantasan terorisme di Selandia Baru. Yang penting TNI dan Polri bergerak bersama. Jangan kita membelenggu diri sendiri dari aturan yang ada," kata Amarulla.

Bahkan dia mengusulkan perlu dipertimbangkan untuk mengamandemen undang-undang yang di dalamnya menyebutkan TNI bergerak bila Polri sudah tidak mampu.

Menurut Amarulla hal ini kurang pas bahkan bisa tidak mengenakkan bagi institusi Polri karena sejatinya TNI, Polri bersama rakyat bekerja sama menghadapi terorisme.

Rektor Unhan memaparkan contoh sukses TNI dalam penanganan antiterorisme, Amrullah mengambil contoh upaya pembebasan sandera di maskapai Garuda di Bandara Don Muang, Thailand pada 1981.

"Hanya dalam waktu tiga menit semua penumpang selamat, dilakukan pasukan Kopassandha dan para pembajak tewas," tambah dia.

Menurut dia, sempat terjadi silang pendapat terkait siapa yang berhak melakukan operasi militer di pesawat tersebut.

Pertama wilayah pesawat berada di Thailand dan kedua terdapat warga Amerika Serikat sehingga angkatan militer Paman Sam itu berhak melakukan operasi. Namun akhirnya Indonesia diberikan kewenangan melakukan operasi militer.

"Lalu di Somalia pada 2011. Yang ditugaskan adalah pasukan TNI untuk pembebasan MV Sinar Kudus. Selama dua bulan mereka akhirnya sukses untuk membebaskan MV Sinar Kudus beserta muatannya 20 WNI," jelas dia.

Amarulla menjelaskan bahwa TNI punya wewenang dalam melakukan operasi militer terhadap terorisme.

Halaman
123
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas