Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Polsek Ciracas Diserang

Asintel KSAD Tekankan Pembinaan Pengemudi Berstatus BP Setelah Insiden Ciracas

Para pejabat TNI AD pengguna jasa pengemudi berstatus BP, kata Teguh, rencananya juga akan dikumpulkan

Asintel KSAD Tekankan Pembinaan Pengemudi Berstatus BP Setelah Insiden Ciracas
Serambi Indonesia/Subur Dani
Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko 

Sebanyak 21 orang tersebut berstatus sebagai pengemudi BP atau Bawah Perintah yang melayani pejabat di lingkungan TNI AD sebagaimana status penugasan Prada MI yang telah ditetapkan sebagai tersangka penyebar hoax yang diduga picu insiden Ciracas.

Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Danpuspomad) Letjen TNI Dodik Widjanarko juga mengungkapkan rata-rata pangkat dari 21 tersangka tersebut adalah Tamtama remaja.

Hal itu disampaikan Dodik dalam konferensi pers di Markas Puspomad Jakarta Pusat pada Rabu (16/9/2020).

"Mereka itu adalah rata-rata tamtama remaja yang mereka berdinasnya itu BP. BP itu Bawah Perintah. Jadi dia tugasnya melayani pejabat dalam rangka dia sebagai pejabat pengemudi. Karena kita dapet data dari 57 itu 21 adalah pengemudi," kata Dodik.

Terkait dengan pembinaan terhadap prajurit yang berstatus BP, Dodik mengatakan saat ini TNI AD telah menekankan kepada para pejabat di lingkungan TNI AD untuk juga melakukan pembinaan kepada para pengemudi atau prajurit yang berstatus BP.

Pembinaan tersebut, kata Dodik, meliputi moral, fisik, hingga mental.

"Sehingga pimpinan TNI AD mulai menghitung, betul bahwa bagiamana proses pembinaan terhadap mereka-mereka itu yang BP seperti ini harus betul-betul dimaksimalkan," kata Dodik.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas