Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Epidemiolog Prediksi 30.000 Orang di Indonesia Bisa Meninggal Akibat Covid-19, Saat Ini Baru 10.000

Dirinya melihat, angka kasus kematian yang sebenarnya mungkin mencapai tiga kali lipat.

Epidemiolog Prediksi 30.000 Orang di Indonesia Bisa Meninggal Akibat Covid-19, Saat Ini Baru 10.000
SURYA.CO.ID/Doni Prasetyo
Jenazah Suyoto (48) warga Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, yang meninggal mendadak dievakuasi petugas medis, Sabtu (19/9/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Data terakhir perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia, Kamis (24/9/2020), mengungkap bahwa jumlah kematian pasien Covid-19 menjadi 10.105 orang.

Menurut pakar epidemiologi dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, angka kematian pasien Covid-19 dari Indonesia adalah yang tertinggi di ASEAN.

Kemudian untuk di Asia, kematian Covid-19 di Tanah Air berada di tiga teratas.

Angka kematian merupakan indikator valid untuk melihat performa program pengendalian suatu negara atau wilayah. Angka kematian ini tidak bisa diabaikan, apalagi disepelekan.

Dirinya melihat, angka kasus kematian yang sebenarnya mungkin mencapai tiga kali lipat.

"Definisi kematian Covid-19 dari WHO harus menjadi rujukan dan harus diterapkan di Indonesia. Rujukan inilah yang akan menguntungkan kita," kata Dicky kepada Kompas.com, Jumat (25/9/2020).

Baca: Update Covid-19 di Indonesia 24 September: 262.022 Positif, 191.853 Sembuh, dan 10.105 Meninggal

Adapun definisi kematian, menurut WHO, seperti diberitakan Kompas.com, Kamis (24/9/2020), ditentukan dalam rangka surveilans.

Kelompok yang masuk kategori kematian Covid-19 adalah kematian, termasuk kasus probable maupun terkonfirmasi Covid-19. Kecuali ada penyebab lain yang jelas dari kematian, yang tidak dapat dihubungkan dengan penyakit Covid-19.

Jadi, orang-orang yang meninggal bergejala klinis dan diduga Covid-19 harus dimasukkan sebagai korban pandemi corona.

Sementara jika ada penyebab lain yang tidak terkait Covid-19, misalnya meninggal karena benturan, itu bisa dikategorikan meninggal bukan karena Covid-19.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas