Tribun

Kasus Bambang Trihatmodjo

Busyro Muqoddas Ungkap Alasannya Bergabung Menjadi Tim Kuasa Hukum Bambang Trihatmodjo

Busyro mengatakan, alasannya menjadi tim kuasa hukum putra Presiden Soeharto itu lantaran kasus yang ditanganinya bukan perkara korupsi.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Dewi Agustina
Busyro Muqoddas Ungkap Alasannya Bergabung Menjadi Tim Kuasa Hukum Bambang Trihatmodjo
Repro/KompasTV
Mantan Ketua KPK, Busyro Muqoddas menjawab pertanyaan wartawan di Gedung KPK, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2017). 

Namun, Zaenur berpesan agar Busyro ketika membela Bambang benar-benar profesional.

Di sisi lain Busyro juga punya alasan mengapa ia menerima tawaran menjadi pengacara Bambang.

Busyro mengatakan, alasannya menjadi tim kuasa hukum putra Presiden Soeharto itu lantaran kasus yang ditanganinya bukan perkara korupsi.

Gugatan yang diajukan Bambang lebih kepada kasus administrasi.

"Perkara klien kami bukan perkara dugaan korupsi. Dia dicegah passportnya oleh Pemerintah RI cq Menteri Keuangan RI. Perkaranya merupakan kasus administrasi dan menjadi kewenangan PTUN DKI," kata Busyro.

Sebagai advokat sejak tahun 1979, kata Busyro, dirinya menjunjung tinggi kode etik tentang keadilan untuk semua dan kesetaraan di depan hukum.

Baca: Ini Pertimbangan Menkeu Cegah Putra Pak Harto Bambang Trihatmodjo ke Luar Negeri

Oleh karena itu, ia berani menerima pinangan sebagai tim kuasa hukum Bambang.

"Dia menuntut keadilan di PTUN," jelas Busyro.

Bambang yang juga putra Presiden RI ke-2 Soeharto itu sebelumnya mempersoalkan Keputusan Menkeu No.108/KM.6/2020 tanggal 27 Mei 2020 tentang Penetapan Perpanjangan Pencegahan Bepergian ke Luar Negeri terhadap Bambang selaku Ketua Konsorsium Mitra Penyelenggara (KMP) SEA Games XIX-1997.

Bambang kemudian menggugat keputusan tersebut ke PTUN. Gugatan tersebut sudah didaftarkan per 15 September 2020.

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas