Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Survei BPS Kepatuhan Jaga Jarak Masih Rendah, Begini Saran Ketua MPR

Survei BPS "jaga jarak" rendah dipatuhi, Bamsoet minta pemerintah pusat dan daerah pahami kondisi antropologi dan sosial masyarakat setempat.

Survei BPS Kepatuhan Jaga Jarak Masih Rendah, Begini Saran Ketua MPR
TRIBUNSUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO
HIMBAUAN JAGA JARAK - Aiptu Ilodi dari Polsek Ilir Timur 1 melakukan himbauan untuk menjaga jarak kepada pengunjung pasar 16 ilir, Palembang, Kamis (10/9/2020).Pemerintah kota Palembang memperketat aturan protokol kesehatan mengingat penyebaran virus Covid-19 semakin meningkat.TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Survei Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan jenis protokol kesehatan yakni menjaga jarak atau physical distancing masih relatif rendah dipatuhi oleh masyarakat.

Terkait hal itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet mendorong pemerintah bersama Satgas Penanganan Covid-19 pusat maupun daerah memahami kondisi antropologi dan kondisi sosial masyarakat setempat terlebih dahulu dalam mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

"Sehingga memudahkan petugas untuk menggencarkan sosialisasi dan edukasi penerapan protokol kesehatan 3M, khususnya di daerah dengan angka kepatuhan yang rendah dalam penerapan protokol, agar tingkat kepatuhan masyarakat dapat meningkat," ujar Bamsoet, dalam keterangannya, Kamis (1/10/2020).

RONDA COVID-19 - Satgas Covid-19 Kelurahan Duri Selatan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, melakukan ronda Covid-19 dengan blusukan keluar masuk kampung sambil membunyikan kentongan bambu, untuk menarik perhatian warga Jumat (25/9/2020). Dalam kegiatan yang dipimpin sekretaris kelurahan, Sisca Indah Yonata ini, tim satgas mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan dengan melaksanakan 3 M yaitu, menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Dengan ini diharapkan masyarakat sadar akan pentingnya menjaga kesehatan agar terhindar dari paparan Corona Virus Disease 2019. WARTA KOTA/NUR ICHSAN
RONDA COVID-19 - Satgas Covid-19 Kelurahan Duri Selatan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, melakukan ronda Covid-19 dengan blusukan keluar masuk kampung sambil membunyikan kentongan bambu, untuk menarik perhatian warga Jumat (25/9/2020). Dalam kegiatan yang dipimpin sekretaris kelurahan, Sisca Indah Yonata ini, tim satgas mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan dengan melaksanakan 3 M yaitu, menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Dengan ini diharapkan masyarakat sadar akan pentingnya menjaga kesehatan agar terhindar dari paparan Corona Virus Disease 2019. WARTA KOTA/NUR ICHSAN (WARTA KOTA/SERAMBI INDONESIA/HENDRI)

Pemerintah lewat Satgas Covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan #ingatpesanibu mengenai 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak).

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia sehingga pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.

Adapun kendala-kendala yang terjadi di lapangan dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 dapat dimaksimalkan dengan kerjasama pemerintah bersama aparat TNI-Polri.

"Seperti dengan memaksimalkan dan memasifkan operasi yustisi namun tetap menggunakan cara yang humanis dan persuasif dalam penindakannya," kata dia.

Politikus Golkar itu juga mendorong pelibatan komunitas yang ada di sekitar masyarakat untuk diberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menerapkan protokol kesehatan dan dampak ketidakpedulian terhadap kesehatan pribadi.

Sejumlah warga dengan menggunakan masker melewati petugas yang melakukan pemeriksaan suhu tubuh di halaman Kantor Pos Cimahi, Jalan Gatot Subroto, Jumat (18/09/2020). Penggunaan masker yang benar dan menjaga jarak merupakan langkah yang harus dilakukan oleh setiap warga saat berada di tempat umum. Kabar baik hingga hari ini, sudah 214 pasien covid-19 di Kota Cimahi sembuh, kini tersisa 57 orang lagi. (Tribun Jabar/Zelphi)
Sejumlah warga dengan menggunakan masker melewati petugas yang melakukan pemeriksaan suhu tubuh di halaman Kantor Pos Cimahi, Jalan Gatot Subroto, Jumat (18/09/2020). Penggunaan masker yang benar dan menjaga jarak merupakan langkah yang harus dilakukan oleh setiap warga saat berada di tempat umum. Kabar baik hingga hari ini, sudah 214 pasien covid-19 di Kota Cimahi sembuh, kini tersisa 57 orang lagi. (Tribun Jabar/Zelphi) (TRIBUN JABAR/ZELPHI)

Dengan begitu, komunitas tersebut juga dapat membantu satgas sebagai penegak protokol kesehatan sekaligus mengkampanyekan gerakan disiplin protokol pencegahan Covid-19.

"Termasuk kelompok pramuka, mengingat pemerintah tidak bisa mengatasi pandemi ini sendirian. Terutama dalam mengubah perilaku masyarakat untuk patuh terhadap protokol pencegahan Covid-19," kata Bamsoet.

Oleh karena itu, Bamsoet pun meminta pemerintah memanfaatkan sosial media dalam mengajak masyarakat untuk mematuhi dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19 melalui 3M.

"Mengajak masyarakat untuk patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yakni 3M, dengan memanfaatkan sosial media, media siar (radio dan TV), spanduk, maupun iklan. Hal ini penting dalam mempercepat penanganan pandemi oleh pemerintah," tandasnya.

Bersama-kita lawan virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. #ingatpesanibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas