Tribun

Virus Corona

Wakil Menteri Agama: 1.400 Santri Terinfeksi Covid-19

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengungkapkan sebanyak 27 pondok pesantren di 10 Provinsi menjadi tempat penularan Covid-19.

Wakil Menteri Agama: 1.400 Santri Terinfeksi Covid-19
Rina Ayu/Tribunnews.com
Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi (berbaju putih) di Kantor Wakil Presiden RI, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (18/11/2019). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengungkapkan sebanyak 27 pondok pesantren di 10 Provinsi menjadi tempat penularan Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan oleh Zainut saat konferensi pers Hari Santri di Kantor Kemenag, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/9/2020).

"Disebutkan ada beberapa ponpes 27 di 10 provinsi dengan jumlah 1.400 lebih santri yang terinformasi terkena Covid-19. Ini adalah bagian dari bentuk keprihatinan kami dan kami akan memberikan solusi dalam penanganan," ucap Zainut.

Baca: India Nekat Buka Sekolah, Bioskop hingga Kolam Renang Meski Kasus Covid-19 Kian Melonjak

Sementara santri yang sembuh telah mencapai 900 orang. Sisanya saat ini sedang menjalani perawatan, sementara satu orang meninggal dunia.

Zainut mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas meninggal santri serta beberapa kiai akibat tertular Covid-19.

"Mudah-mudahan santri yang meninggal dunia termasuk juga beberapa kyai dan ibu nyai yang juga wafat, meninggal dunia karena terkena COVID-19 kita juga sangat memberikan perhatian dan keprihatinan yang mendalam mudah-mudahan mereka semuanya meninggal dalam husnulkhatimah dan diterima amal ibadahnya dilipatgandakan dan dimasukkan dalam surganya Allah," tutur Zainut.

Baca: Berawal dari 4 Santri, Begini Kronologi 21 Santri di Bogor Positif Covid-19

Sementara provinsi yang wilayahnya paling banyak terdapat pesantren menjadi tempat penularan Covid-19 adalah Jawa Timur, lalu Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

"Selebihnya tersebar di tujuh provinsi. Totalnya ada 10 provinsi yang tersebar," pungkas Zainut.
 

--

Ikuti kami di
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas