Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak 2020

Demi Keselamatan Masyarakat, Swab Test Layak Jadi Syarat Wajib Pilkada

Koordinator Komite Pemilih Indonesia, Jeirry Sumampouw, mendorong para petinggi partai politik intens melakukan swab test COVID-19.

Demi Keselamatan Masyarakat, Swab Test Layak Jadi Syarat Wajib Pilkada
setkab.go.id
Pilkada Serentak 2020. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator Komite Pemilih Indonesia, Jeirry Sumampouw, mendorong para petinggi partai politik intens melakukan swab test COVID-19.

Menurut dia, politisi cukup rawan terpapar corona khususnya, selama tahapan proses pelaksanaan Pilkada 2020.

"Paling tidak ketua parpol, sekjen atau orang-orang yang masuk dalam tim pemenangan di Pilkada 2020. Atau yang diberi tugas atau mengharuskan dia bertemu dengan banyak orang, seharusnya swab test," kata Jeirry, saat dihubungi Minggu (4/10/2020).

Baca: Daftar Elit Politik yang ‘Turun Tangan’ Jadi Juru Kampanye Gibran di Pilkada Solo 2020

Menurut dia, swab test layak menjadi kewajiban persyaratan partai politik sebelum beraktivitas di tengah pandemi COVID-19.

Oleh karena itu bagian dari langkah antisipatif menekan penambahan angka kasus terkonfirmasi positif virus mematikan asal Tiongkok tersebut.

"Meskinya itu harus jadi kewajiban persyaratan partai. Karena harus jaga juga keselamatan orang-orang partainya," jelasnya.

Di samping itu, Jeirry juga menyoroti pemberitaan di media mengenai Sekjen Partai Amanat Nasional, Eddy Soeparno, sampai tujuh kali melakukan swab test.

Baca: Bupati Bangka Tengah Ibnu Saleh yang Juga Calon Bupati Petahana Meninggal, Bagaimana Nasib Pilkada?

Dia menilai, langkah tersebut patut dicontoh politisi lainnya. Sebab, bukan hanya untuk diri sendiri, namun kader partai dan unsur terkait lainnya yang kerap berinteraksi keselamatannya ikut terjaga.

"Mungkin dia (Eddy Soeparno) beraktivitas rutin, jadi setiap 14 kali aktivitas dia harus swab test, ya begitu harusnya jadi contoh. Karena memang mestinya harus begitu," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas