Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

UU Cipta Kerja

Media Online Nasional Dicatut untuk Sebarkan Hoax UU Cipta Kerja, Ini Fakta Sebenarnya

Pesan itu merujuk pada infografis yang pernah dibuat media online Merdeka.com soal tuntutan buruh terkait undang-undang tersebut.

Media Online Nasional Dicatut untuk Sebarkan Hoax UU Cipta Kerja, Ini Fakta Sebenarnya
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyerahkan berkas pendapat akhir pemerintah kepada Ketua DPR Puan Maharani saat pembahasan tingkat II RUU Cipta Kerja pada Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2020). Dalam rapat paripurna tersebut Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja disahkan menjadi Undang-Undang. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sepanjang hari ini atau sehari setelah UU Cipta Kerja disahkan Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (6/10/2020) beredar pesan berantai melalui grup Whatsapp (WA) yang berjudul 'Waspada hoaks isi UU Omnibus Law yang mencatut nama media merdeka.com.

Ada beberapa poin dalam pesan berantai itu yang dituding tidak sesuai fakta.

Pesan itu merujuk pada infografis yang pernah dibuat media online Merdeka.com soal tuntutan buruh terkait undang-undang tersebut.

Ramadhian Fadillah, Pemimpin Redaksi Merdeka.com dalam pernyataan resminya menyatakan bahwa infografis tersebut dimuat pada tanggal 18 Februari 2020.

"Bukan setelah Undang-undang Cipta Kerja diketok oleh DPR pada Senin 5 Oktober 2020," ujarnya.

Baca: Fakta-fakta RUU Cipta Kerja yang Kontroversial dan Dianggap Rugikan Buruh, Apa Tanggapan Pengamat?

Artinya, hampir delapan bulan lalu. Saat itu para buruh memang akan menggelar aksi menolak RUU Cipta Kerja di kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia.

"Infografis tersebut memuat soal poin-poin RUU Cipta Kerja yang diuraikan oleh KSPI pada Februari lalu itu," sebut Ramadhian Fadillah.

Baca: Daftar Pasal Kontroversial UU Cipta Kerja yang Dinilai Rugikan Buruh, 7 Poin Ini Jadi Sorotan

Ramadhian menambahkan, materi yang sama juga dimuat di hampir semua media nasional saat itu. Jadi infografis itu jelas bukan hasil UU Cipta Kerja yang disahkan DPR Senin, 5 Oktober 2020.

"Dari rentang Februari hingga disahkan kemarin, tentu ada beberapa perkembangan dan perubahan yang terjadi, yang selalu diberitakan media massa termasuk merdeka.com," ungkapnya.

"Kami menegaskan tidak pernah menyebarkan hoaks sebagaimana dituduhkan. Tentang berita lama yang disebarkan kembali dan dibubuhi tambahan di sana sini, redaksi tidak ada sangkut-pautnya."

"Pembaca dan publik secara umum, bisa menyimak rangkaian pemberitaan atas undang-undang ini di media kami dan menilai bagaimana merdeka.com menjaga independensi sesuai amanat Undang-undang Pers No.40 tahun 1999," tegas Ramadhian Fadillah.

Ikuti kami di
Penulis: Yulis
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas