Tribun

UU Cipta Kerja

Tembakan Gas Air Mata Polisi Pukul Mundur Demonstran Penolak UU Cipta Kerja

Pantauan Tribunnews, polisi berhasil memukul mundur massa aksi hingga ke Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Malvyandie Haryadi
zoom-in Tembakan Gas Air Mata Polisi Pukul Mundur Demonstran Penolak UU Cipta Kerja
taufik ismail/tribunnews.com
Para pengunjukrasa membakar halte Tosari dan halte Pullman yang lokasinya tidak jauh dari Kawasan Bundaran HI. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekitar pukul 18.45 WIB, Polisi berhasil memukul mundur massa aksi tolak UU Cipta Kerja, Kamis (8/10/2020).

Pantauan Tribunnews, polisi berhasil memukul mundur massa aksi hingga ke Dukuh Atas, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, massa sempat membakar sejumlah halte transjakarta selepas magrib.

Tak tinggal diam, polisi lalu berusaha memukul mundur massa aksi.

Baca: Sayangkan Pelajar Ikut Demonstrasi, Kemendikbud: Mereka Belum Tahu Apa yang Diperjuangkan

Menggunakan gas air mata serta kendaraan barakuda, polisi mendorong massa bubar.

Rentetan tembakan gas air mata membuat massa aksi kocar-kacir. Mereka juga sempat melemparkan batu dan mengarahkan kembang api ke arah polisi.

Namun, rentetan gas air mata membuat mereka membubarkan diri.

Baca: Benarkah UU Cipta Kerja Upah Buruh Dibayar per Jam? Ini Kata Menteri Ketenagakerjaan

Dibantu pasukan brimob yang mengendarai motor, sekitar pukul 19.10 WIB, berhasil membubarkan massa.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih berjaga-jaga di sekitar lokasi.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas