Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

UU Cipta Kerja

Fasilitas Umum Dibakar Massa, Tigor: Bagaimana Mau Disebut Pejuang Publik Jika Aset Publik Dirusak

Ketua Forum Warga Kota (FAKTA) Jakarta menyesalkan aksi pembakaran sejumlah fasilitas publik oleh massa demonstran penolakan omnibus law UU Ciptaker.

Fasilitas Umum Dibakar Massa, Tigor: Bagaimana Mau Disebut Pejuang Publik Jika Aset Publik Dirusak
Tribunnews/JEPRIMA
Kondisi halte Tosari yang dibakar pendemo saat berunjuk rasa menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020). Sekitar pukul 18.40 WIB, massa membakar halte TransJakarta Tosari, Pantauan tim Tribunnews di lapangan massa juga membakar halte TransJakarta Bundaran HI. 

"Aparat kepolisian harus tangkap dan bongkar tuntas aksi anarkis ini," ungkapnya.

"Jangan hanya pendemonya saja yang ditangkap tapi juga siapa dalang di balik aksi anarkis ini, jangan kasih kendor."

"Tangkap dan tahan serta tuntaskan aksi menolak 'Omnibusway' yang membakar dan merusak fasilitas publik halte Busway Transjakarta," tegasnya.

Baca: Legian Resto di Malioboro Yogyakarta Terbakar akibat Massa Demo Ricuh, 4 Mobil Damkar Dikerahkan

Daftar Fasilitas Publik di Jakarta yang Dirusak

Pos Polisi Patung Kuda Jakarta dibakar oleh demonstran saat terlibat bentrok dengan polisi, Kamis (8/10/2020). Mereka menuntut pemerintah untuk membatalkan UU Cipta Kerja yang dinilai memberatkan pekerja. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pos Polisi Patung Kuda Jakarta dibakar oleh demonstran saat terlibat bentrok dengan polisi, Kamis (8/10/2020). Mereka menuntut pemerintah untuk membatalkan UU Cipta Kerja yang dinilai memberatkan pekerja. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Sementara itu diketahui massa aksi demo penolakan terhadap pengesahan UU Ciptaker di Jakarta, Kamis (8/10/2020) kemarin, merusak sejumlah fasilitas.

Mulai dari gedung perkantoran hingga halte Transjakarta.

Dilansir Kompas.com, perusakan terjadi ketika aparat Kepolisian menembakkan gas air mata ke arah massa yang terpusat di Simpang Harmoni hingga kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha.

Berdasarkan catatan dari rilis instansi terkait maupun laporan jurnalis yang meliput secara langsung di lokasi demo hingga Kamis malam, ada 5 jenis fasilitas publik yang dirusak massa.

Baca: Gedung Bioskop Senen Jakarta Pusat Dibakar Massa Perusuh, Api Berhasil Dipadamkan 4 Jam Kemudian

Kerusakan terjadi di gedung Kementerian ESDM, pos polisi, halte Transjakarta, stasiun MRT, dan bekas gedung bioskop.

Adapun jumlah tersebut belum termasuk kendaraan bermotor, sepeda, atau pun fasilitas lainnya yang belum dirilis secara resmi oleh individu atau instansi terkait.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas