Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Aktivis KAMI Ditangkap

Jumhur Hidayat Ditangkap Tak Lama Setelah Keluar Rumah Sakit Usai Jalani Operasi

Anggota Komite Eksekutif KAMI, Ahmad Yani, menyebut Jumhur Hidayat baru keluar rumah sakit saat ditangkap Bareskrim Polri.

Jumhur Hidayat Ditangkap Tak Lama Setelah Keluar Rumah Sakit Usai Jalani Operasi
Tribunnews.com/ Ria Anatasia
Jumhur Hidayat 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani menyampaikan pihaknya masih belum bisa menemui Jumhur Hidayat saat mendatangi Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2020).

Menurut Ahmad Yani, Jumhur menjadi salah satu tokoh KAMI yang ditangkap Bareskrim Polri.

Dia mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan Polri menangkap Jumhur.

Baca juga: Apa Peran dan Kesalahan Syahganda, Jumhur, dan Anton Permana Sehingga Ditangkap Polisi?

"Kalau Pak Jumhur kita belum bisa berkomunikasi sama sekali. Kami tidak tahu perbuatan apa yang dipersangkakan dan pasal apa yang dikenakan," kata Ahmad Yani di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Ahmad Yani mengatakan pertemuannya terakhir kali dengan Jumhur 2 minggu lalu.

Namun, kata dia, kabar terakhir yang diterima rekannya itu baru keluar rumah sakit usai menjalani operasi, Minggu (11/10/2020) kemarin.

"Pak Jumhur baru keluar dari RS, habis operasi. Makanya saya sudah 2 minggu tak ketemu Pak Jumhur itu. Kita tidak tahu perbuatan apa yang dipersangkakan," katanya.

Baca juga: Dulu Pendukung Jokowi, Kini Ditangkap Bareskrim Polri, Ini Rekam Jejak Aktivis KAMI Jumhur Hidayat

Diberitakan sebelumnya, Diberitakan sebelumnya, Ketua Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Medan Kahiri Amri dan tiga pengurusnya Juliana, Devi dan Wahyu Rasari Putri ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu, anggota KAMI Jakarta Kingkin Anida juga telah berstatus tersangka.

Karo Penmas Humas Polri Brigjen Awi Setyono mengatakan pihaknya juga telah melakukan penahanan terhadap 5 tersangka tersebut di Bareskrim Polri. Mereka ditetapkan sebagai tersangka berkaitan dengan unjuk rasa Omnibus Law berujung ricuh.

Baca juga: Petinggi KAMI Syahganda, Jumhur Hidayat, dan Anton Permana Ditangkap Polisi, Ini Sosok Ketiganya

"Yang sudah 1x24 jam (pemeriksaan, Red) sudah jadi tersangka. Tapi yang masih belum, masih proses pemeriksaan hari ini," kata Brigjen Awi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2020)

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas