Ma'ruf Amin: Dalam Kondisi Tidak Normal Menjaga Keselamatan Jiwa Nomor 1
Menurut Ma'ruf dalam kondisi tidak normal seperti Pandemi Covid-19 sekarang ini menjaga keselamatan jiwa menjadi nomor satu.
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Malvyandie Haryadi
Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail
TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang juga merupakan Ketua MUI nonaktif mengatakan bahwa terdapat lima tujuan hidup yang disyariatkan agama Islam. Pertama yakni menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga harta, menjaga keturunan, dan kemudian menjaga akal.
"Dari lima ini, dalam kondisi normal, menjaga agama nomor satu, nomor dua menjaga jiwa," kata Ma'ruf dalam dialog bersama juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro yang disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Jumat, (16/10/2020).
Baca juga: Putra Maruf Amin Gagas Program Ketahanan Pangan
Hanya saja menurut Ma'ruf dalam kondisi tidak normal seperti Pandemi Covid-19 sekarang ini menjaga keselamatan jiwa menjadi nomor satu. Karena menurutnya tidak ada alternatif dalam menjaga jiwa.
"Dalam keadaan tidak normal seperti pandemi, menjaga keselamatan jiwa menurut syariat itu nomor satu. karena apa? menjaga jiwa tak ada alternatif, maka harus diutamakan. Dalam agama, kerjakan salat, ada kemudahan-kemudahan, bahasa agama disebut rukhsah. oleh karena itu, menjaga itu (keselamatan jiwa) menjadi sesuatu ibadah," pungkasnya.
Ma'ruf mengatakan bahwa dalam cara mengahdapi Pandemi juga dijelaskan dalam sejumlah kitab. Termasuk mengenai cara melakukan isolasi dan mencuci tangan seperti yang dijelaskan dalam kita Badzlu al Maun Fi Fadhli al Thaun karang ulama terkemukan abad pertengahan al-Hafiz Ibnu Hajar al-Asqalani.
"Ketika terjadi wabah itu pentingnya mencuci tangan. Sejak zaman dulu pola itu ada," pungkasnya.