Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pemerintah Sebut Belum Ada Vaksin Covid-19 yang Diproduksi Massal

Wiku Adisasmito mengatakan hingga saat ini belum ada satu negara pun di dunia yang sudah memproduksi vaksin Covid-19 secara massal.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Sanusi
zoom-in Pemerintah Sebut Belum Ada Vaksin Covid-19 yang Diproduksi Massal
Tim Komunikasi Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan hingga saat ini belum ada satu negara pun di dunia yang sudah memproduksi vaksin Covid-19 secara massal.

Indonesia sendiri terus berupaya untuk melakukan pengadaan dan membuat vaksin secara mandiri.

"Terdapat berbagai kandidat vaksin yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah yaitu Sinovac, Sinopharm, Cansino, AstraZeneca dan Genexine," kata Wiku dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/10/2020).

Baca juga: Epidemiolog Nilai Proses Pengembangan Vaksin Covid-19 Tidak Boleh Terhenti

Menurutnya, proses pengadaan vaksin dilakukan melalui tahapan yang kompleks dan melibatkan berbagai Kementerian maupun lembaga negara serta BUMN.

Apalagi menurut Wiku, virus corona saat ini jenis dan karateristik virusnya masih diteliti.

"Covid-19 ini merupakan infeksi yang baru dan sampai saat ini ilmuwan dan para ahli sedang mencoba mengenali karakteristik penyakit ini dan masih terus berlangsung, riset ini untuk mengenali karakteristik virus penyebab Covid-19 yang digunakan sebagai dasar pengembangan vaksin," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

sebelum diproduksi secara massal dan diberikan kepada masyarakat, menurut Wiku, vaksin terlebih dahulu harus melalui berbagai tahapan pengembangan untuk memastikan keamanan penggunaan pada manusia termasuk rentang dosis yang digunakan.

"Pemerintah terus berkoordinasi dengan para pengembang vaksin untuk memastikan bahwa vaksin-vaksin yang dikembangkan dapat lolos seluruh tahapan uji klinis sebelum nantinya mendapat persetujuan dari Badan POM untuk diproduksi secara massal," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas