Tribun

DJKI Kemenkumham: Rempah-Rempah Digadang Jadi Produk Indikasi Geografis Andalan Indonesia

IG Kopi yang terdaftar sebanyak 32 produk, dengan tren masyarakat dalam mengkonsumsi kopi dibarengi dengan lifestyle meminum kopi single origin

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Eko Sutriyanto
DJKI Kemenkumham: Rempah-Rempah Digadang Jadi Produk Indikasi Geografis Andalan Indonesia
SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR
Pengunjung melihat contoh biji kopi arabika spesial yang dijual di salah satu warung kopi di kawasan Blangpadang, Banda Aceh, Senin (20/1/2014). Kopi arabika dari dataran tinggi Gayo yang sudah digonseng dijual Rp 250.000 per kilogram. SERAMBI INDONESIA/M ANSHAR 

“IG Kopi yang terdaftar sebanyak 32 produk, dengan tren masyarakat dalam mengkonsumsi kopi dibarengi dengan lifestyle meminum kopi single origin sebagai salah menu pilihan,” imbuhnya. 

Salah satu kopi Indonesia, Kopi Gayo Arabika bahkan telah terdaftar di Uni Eropa untuk mendapat proteksi terhadap penyalahgunaan nama IG yang mungkin dipergunakan di luar negeri. Dengan begitu, produk IG Indonesia juga akan semakin terkenal.

Kendati demikian, Nofli mengatakan seluruh wilayah di Indonesia sebenarnya bisa mendaftarkan IG untuk pengembangan wilayah dan ekonomi.

Baca juga: MG Motor Gandeng BCA Finance dan Mega Auto Finance di Bisnis Pembiayaan Kendaraan

Pendaftaran IG bisa dimulai dengan membuat asosiasi yang terdiri dari seluruh rantai produksi hingga distribusi (produsen, pengolah hingga pembeli produk). 

Setelah itu, asosiasi dapat meminta rekomendasi pencatatan produk IG-nya ke kepala daerah dan/atau dinas terkait.

Pendaftaran IG nantinya akan difasilitasi pemerintah daerah. 

Menurut Nofli, pendaftaran IG dilakukan untuk menjaga karakteristik, kualitas dan reputasi produk.

Produk yang terdaftar IG akan selalu dijaga kualitasnya jika tidak ingin pencatatannya dicabut. 

"Jadi jika nanti ada perubahan karakteristik entah citarasa atau bentuknya, misalnya karena perubahan alam, maka IG-nya bisa dicabut.

Baca juga: Kolaborasi Noka dan Alko Berdayakan Petani Kopi Kerinci

Namun bisa mendaftar lagi dengan karakteristik baru yang sudah berubah dan berciri khas itu," katanya. 

Halaman
123
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas