Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kejaksaan Agung Kebakaran

Pejabat Pembuat Komitmen Tak Hadir dalam Pemeriksaan Perdana Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung

Bareskrim Polri memeriksa 8 tersangka kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung, Selasa (27/10/2020).

Pejabat Pembuat Komitmen Tak Hadir dalam Pemeriksaan Perdana Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Gedung Kejaksaan Agung RI di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, tampak ludes usai dilalap si jago merah, Minggu (23/8/2020). Hampir keseluruhan bangunan Kantor Kejagung hangus akibat kebakaran yang terjadi pada Sabtu (22/8/2020) malam hingga Minggu pagi. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bareskrim Polri memeriksa 8 tersangka kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung, Selasa (27/10/2020).

Terkait pemeriksaan tersebut, satu orang tersangka tidak hadir.

Karo Penmas Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan satu tersangka yang tidak hadir adalah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kejaksaan Agung RI berinisial NH.

"Bahwasanya hari ini pada pukul 10.30 WIB 7 orang telah hadir yaitu S,H, T, K, UAM, IS, dan R. Sedangkan satu orang atas nama tersangka saudara NH sebagai PPK Kejaksaan Agung RI tidak bisa hadir," kata Brigjen Awi di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Baca juga: Tak Hanya Gedung Kejaksaan Agung, Ini 6 Kasus Kebakaran Hebat yang Dipicu Puntung Rokok

Menurut Awi, tersangka NH telah mengutus kuasa hukumnya terkait ketidakhadirannya sebagai tersangka kasus kebakaran Kejagung.
Sebaliknya, alasan absen pemeriksaan karena sedang sakit.

"Tadi pengacaranya datang ke penyidik menyampaikan bahwasanya yang bersangkutan sedang sakit. Namun demikian, ditanya oleh penyidik untuk surat keterangan dokter tapi yang bersangkutan belum bisa menujukkan surat keterangan dokter," ungkapnya.

Lebih lanjut, Awi mengatakan pihaknya juga telah akan menjadwalkan ulang pemeriksaan kepada tersangka NH.

Baca juga: 5 Tukang Bangunan yang Renovasi Gedung Tak Diutus Secara Resmi oleh Kejaksaan Agung

"Tentunya akan kita jadwalkan ulang untuk kita panggil kembali tersangka saudara NH," ujar Awi.

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan 8 orang tersangka dalam kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan pada 22 Agustus 2020 lalu.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan penetapan tersangka ini setelah penyidik melakukan penyidikan selama 2 bulan terakhir.

Total, penyidik memeriksa 64 orang sebagai saksi.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas