Tribun

Sumpah Pemuda

Hari Sumpah Pemuda, Sekjen PKS: Setiap Anak Bangsa Harus Kedepankan Kepentingan Bangsa, Bukan Asing

Sekjen PKS Aboe Bakar Alhabsy mengajak semua pihak agar tidak mudah diadu domba antar sesama anak bangsa di momen Hari Sumpah Pemuda.

Penulis: chaerul umam
Editor: Theresia Felisiani
Hari Sumpah Pemuda, Sekjen PKS: Setiap Anak Bangsa Harus Kedepankan Kepentingan Bangsa, Bukan Asing
Humas Kemenpora
Logo Hari Sumpah Pemuda 2020. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sumpah Pemuda memiliki makna yang sangat penting bagi seluruh elemen bangsa.

Peringatan Sumpah Pemuda juga mengingatkan arti penting persatuan sehingga bangsa Indonesia bisa meraih dan mempertahankan kemerdekaan.

Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Alhabsy mengajak semua pihak agar tidak mudah diadu domba antar sesama anak bangsa di momen Hari Sumpah Pemuda.

Kesadaran ini penting dibangun mengingat era globalisasi didominasi dengan perang asimetris yang menggunakan pendekatan proxy war.

"Sumpah Pemuda adalah deklarasi kesatuan tanah air yang harus dijaga dan dilindungi. Karenanya, setiap anak bangsa harus mengedepankan kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan segelintir orang, apalagi kepentingan pihak asing," kata Aboe Bakar kepada wartawan, Rabu (28/10/2020).

Baca juga: Kumpulan Kutipan Sumpah Pemuda Soekarno hingga Quotes Tokoh-tokoh Populer Indonesia

Baca juga: Selamat Hari Sumpah Pemuda, Ini Kumpulan Quotes dan Makna Logo Hari Sumpah Pemuda ke-92 Tahun 2020

Di titik ini, peran pemerintah menjadi signifikan.

Maraknya demonstrasi, seharusnya bukan disikapi dengan narasi seolah menyalahkan adanya disinformasi dan hoaks.

Apalagi menyikapi dengan cara represif dan seolah mengadu domba masyarakatnya sendiri.

"Tetapi hendaknya lebih bijak untuk mendengar aspirasi publik dan mengedepankan semangat demokrasi," ucapnya.

Baca juga: Isi Teks Sumpah Pemuda dan Makna di Dalamnya, Lengkap dengan Sejarah Sumpah Pemuda

Tidak kalah pentingnya, menurut Aboe Bakar Sumpah Pemuda juga mengajarkan nilai nasionalisme yang kuat.

"Masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, kita semua mengaku bertumpah darah yang satu dan menyatu dalam tanah air Indonesia dan senantiasa mengembangkan semangat harmoni kebangsaaan, " imbuhnya.

"Semangat nasionalisme mengingatkan agar kita tidak menjadi bagian dari pihak yang memuluskan kepentingan asing di bumi pertiwi, yang akhir-akhir ini menjelma dengan berbagai wajah kebijakan yang seolah berpihak terhadap bangsa sendiri, walaupun pada kenyataannya justru ditentang oleh banyak pihak karena dianggap sebaliknya," pungkas Anggota Komisi III DPR RI itu.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas