Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi : Indonesia Mengecam Keras Peryataan Presiden Prancis Emmanuel Macron

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, Indonesia mengecam keras penyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menghina umat Islam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jokowi : Indonesia Mengecam Keras Peryataan Presiden Prancis Emmanuel Macron
Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas untuk membahas dan melihat persiapan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA U20 di Indonesia pada tahun 2021 mendatang. Dalam rapat yang digelar melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa, 20 Oktober 2020 tersebut, Presiden meminta laporan perkembangan kesiapan penyelenggaraan acara tersebut. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, Indonesia mengecam keras penyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menghina umat Islam.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi usai bertemu dengan tokoh agama di Istana Merdeka, yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (31/10/2020).

"Indonesia juga mengecam keras pernyataan Presiden Prancis yang menghina agama Islam," kata Jokowi.

Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw secara virtual, Kamis (29/10/2020).
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw secara virtual, Kamis (29/10/2020). (Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Menurut Presiden Jokowi, peryataan Emmanuel Macron telah melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia.

Terlebih, hal itu bisa memecah belah persatuan antar-umat beragama di dunia.

Baca juga: Presiden Jokowi : Indonesia Mengecam Terjadinya Kekerasan di Paris dan Nice Prancis

Baca juga: Antisipasi Demo Tak Terdaftar, Polres Jakarta Pusat Jaga Kedubes Prancis Hingga 2 November

Padahal, saat ini dunia sedang memerlukan persatuan untuk menghadapi pandemi Covid-19.

"Kebebasan berekespresi yang menciderai kehormatan kesucian serta kesakralan nilai-nilai dan simbol agama sama sekali tidak bisa dibenarkan dan harus dihentikan," tegas Jokowi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas