Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kejaksaan Agung Kebakaran

Bareskrim Periksa Konsultan Perencana Pengadaan ACP Terkait Kebakaran Kejagung

Bareskrim periksa Konsultan Perencana Pengadaan ACP inisial JM terkait kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (11/11/2020).

Bareskrim Periksa Konsultan Perencana Pengadaan ACP Terkait Kebakaran Kejagung
WARTA KOTA/WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
OLAH TKP KEBAKARAN - Petugas Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri saat mengadakan olah TKP terbakarnya Gedung Kejaksaan Agung RI Jalan Sultan Hasanudin Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2020). Tim Puslabfor pada hari ini hanya memeriksa kelayakan bangunan usai di lalap api untuk tempat pemeriksaan kelanjutan untuk mencari penyebab kebakaran. WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bareskrim Polri memeriksa Konsultan Perencana Pengadaan ACP berinisial JM terkait penyidikan kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Rabu (11/11/2020).

"Hari ini Rabu (11/11) tim penyidik gabungan memeriksa saksi JM selaku Konsultan Perencana Pengadaan ACP," kata Direktur Tindak Pidana Umum Brigjen Pol Ferdy Sambo dalam keterangannya, Rabu (11/11/2020).

Sambo mengatakan pihaknya juga telah memanggil kembali ahli Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), dan pengawas cleaning service berinisial AS.

Namun, saksi menyatakan tidak bisa hadir pemanggilan itu.

"Saksi ahli LKPP tidak hadir pada pemeriksaan kemarin dan akan dijadwalkan pemeriksaan secepatnya," pungkas Sambo.

Baca juga: Puslabfor Polri Hari Ini Ambil Sampel Alumunium Composite Panel di Gedung Kejagung yang Terbakar

Baca juga: Bareskrim Periksa Sejumlah Pengawas Cleaning Service Terkait Kebakaran Kejagung

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan 8 orang tersangka dalam kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan pada 22 Agustus 2020 lalu.  

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menyampaikan penetapan tersangka ini setelah penyidik melakukan penyidikan selama 2 bulan terakhir.

Total, penyidik memeriksa 64 orang sebagai saksi.

Tak hanya itu, penyidik juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebanyak 6 kali.

Hasilnya, 8 tersangka diduga lalai dalam kasus kebakaran kantor Kejaksaan Agung.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas