Mahfud MD Tegaskan Gatot Nurmantyo Mau Terima Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan, Tapi Tidak Bisa Hadir
Dalam surat yang dikirimkan Gatot Nurmantyo ke Presiden Jokowi, disebutkan dia mau menerima Bintang Mahaputera namun tidak bisa hadir karena pandemi.
Penulis:
Taufik Ismail
Editor:
Theresia Felisiani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Polhukam Mahfud MD mengatakan bahwa mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo mengirimkan surat pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena tidak bisa hadir dalam acara penganugerahan Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan di Istana Negara Rabu, (11/11/2020).
Dalam suratnya tersebut Gatot mau menerima pemberian Bintang Mahaputera namun tidak bisa hadir.
"Tadi dalam suratnya pak Gatot Nurmantyo itu menyatakan menerima, menerima pemberian bintang jasa ini tetapi beliau tidak bisa hadir karena beberapa alasan," kata Mahfud di Istana Negara.
Baca juga: Mahfud: Gatot Batal Hadir Penganugerahan Bintang Jasa dan Kehormatan Karena Suasana Covid-19
Dalam surat tersebut menurut Mahfud, Gatot menuliskan bahwa tidak bisa hadir dalam acara penganugerahan karena masih dalam suasan Pandemi Covid-19.
"Beliau tidak bisa hadir karena beberapa alasan. Pertama karena ini suasana Covid-19," kata dia.
Hal senada disampaikan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.
Ia mengatakan bahwa Gatot tidak bisa hadir karena suasan Covid-19.
"Mungkin isinya beberapa beliau tidak setuju karena kondisi Covid-19 dan beliau harus memberi pehatian kepada TNI, di suratnya seperti itu. Itu hak beliau," pungkas Heru.
Baca juga: Gatot Nurmantyo akan Mendapat Bintang Mahaputera dari Jokowi Hari Ini, Istana: Sudah Ambil Undangan
Sebelumnya Gatot yang kerap bersebrangan dengan Pemerintahan Jokowi mendapatkan Bintang Mahaputera.
Penganugerahan tersebut karena Gatot merupakan Mantan Panglima TNI.
Pihak istana menyebut bahwa Gatot bersedia menerima Bintang Mahaputera.
Gatot juga disebut akan hadir dalam acara penganugerahan.
"Hadir sudah ambil undangan dan pernyataan kesediaan menerima Tahor (tanda kehormatan)," ujar Heru kepada wartawan, Selasa (10/11/2020).
Baca tanpa iklan