Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Presiden Jokowi Dorong ASEAN Jadi Pemain Ekonomi Berbasis Digital

Presiden Jokowi menegaskan pentingnya optimisme, karena menurutnya di tengah kesulitan terdapat kesempatan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Presiden Jokowi Dorong ASEAN Jadi Pemain Ekonomi Berbasis Digital
Kemlu RI
Presiden Jokowi saat menjadi pembicara kunci ASEAN Business and Investment Summit 2020 (ABIS 2020) secara daring, Jumat (13/11/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo mendorong ASEAN menjadi pemain besar dalam ekonomi berbasis digital, tidak hanya jadi pasar bagi industri digital.

Jokowi berharap ekonomi digital ASEAN nantinya dapat membantu UMKM masuk dalam rantai pasok global.

“Karena UMKM adalah tulang punggung ekonomi ASEAN atau 89-99% dari ekonomi ASEAN. Percepatan transformasi digital UMKM akan mendorong bangkitnya roda perkonomian kawasan,” ujarnya saat menjadi pembicara kunci ASEAN Business and Investment Summit 2020 (ABIS 2020) secara daring, Jumat (13/11/2020).

Presiden Jokowi menegaskan pentingnya optimisme, karena menurutnya di tengah kesulitan terdapat kesempatan.

Salah satunya adalah percepatan perkembangan digitalisasi di berbagai bidang, dimana banyak aktivitas kerja, bisnis, dan pendidikan harus dilakukan secara virtual.

Baca juga: KTT Pleno Ke-37 ASEAN, Presiden Jokowi Sambut Kerangka Kerja Sama ASEAN Travel Corridor Agreement

“Potensi ekonomi digital ASEAN yang ditaksir mencapai USD 200 Miliar pada tahun 2025, baru dapat dipenuhi jika ASEAN mampu melakukan transformasi digital,” ujarnya.

Presiden juga melihat masih besarnya kesenjangan digital diantara negara-negara ASEAN.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menekankan bahwa akses, keterjangkauan dan kapasitas merupakan 3 kunci utama agar demokratisasi digital dapat berjalan.

“Dalam kaitan ini, infrastruktur digital yang disertai pengembangan kapasitas SDM perlu untuk dipersiapkan secara matang,” ujarnya.

Penguatan sinergi menurut Jokowi sangat diperlukan guna menciptakan ekosistem digital yang kondusif.

Presiden mendorong penguatan kerja sama Kawasan untuk mengeliminasi hambatan perdagangan digital, serta membangun kepastian hukum.

"Perlunya menciptakan sinergi regulasi perdagangan digital serta kolaborasi kemitraan antara Pemerintah dan Swasta untuk memperkuat konektivitas Kawasan."

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas