Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Survei Terbaru Masih Ada Anggapan Kental Manis adalah Susu untuk Pertumbuhan

Kategori usia yang banyak mengkonsumsi kental manis adalah usia 3 – 4 tahun sebanyak 26,1%,menyusul anak usia 2 – 3 tahun sebanyak 23,9%

Survei Terbaru Masih Ada Anggapan Kental Manis adalah Susu untuk Pertumbuhan
net
Susu Kental Manis 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dari penelitian terbaru DKI Jakarta, JawaBarat, Jawa Timur, NTT dan Maluku ditemukan sebanyak  28,96 persen  dari total responden mengatakan kental manis adalah susu pertumbuhan, dan sebanyak 16,97 persen ibu memberikan kental manis untuk anak setiap hari.

Dari hasil penelitian juga menemukan sumber kesalahan persepsi ibu, dimana sebanyak 48% ibu mengakuimengetahui  kental manis sebagai minuman untuk anak adalah dari media, baik TV, majalah/ koran dan juga sosial media dan 16,5% mengatakaninformasi tersebut didapat dari tenaga kesehatan. 

Temuan menarik lainnya adalah, kategori usia yang banyak mengkonsumsi kental manis adalah usia 3 – 4 tahun sebanyak 26,1%,menyusul anak usia 2 – 3 tahun sebanyak 23,9%.

Sementara konsumsi kental manisoleh anak usia 1 – 2 tahun sebanyak 9,5%, usia 4-5 tahun sebanyak 15,8% dan6,9% anak usia 5 tahun mengkonsumsi kental manis sebagai minuman sehari-hari.

Dilihat dari kecukupan gizi, 13,4% anak yangmengkonsumsi kental manis mengalami gizi buruk, 26,7% berada pada kategori gizikurang dan 35,2% adalah anak dengan gizi lebih.

“Dari masih tingginya persentase ibu yang belum mengetahui penggunaan kental manis, terlihat bahwa memang informasi dan sosialisasi tentang produk kental manis ini belum merata,bahkan di ibukota sekalipun,” imbuh Arif Hidayat.

Penelitian yang dilakukan YAICI, PP Muslimat NUdan PP Aisyiyah tentang Persepsi Masyarakat Tentang Kental Manis pada 2020 juga menunjukan hasil yang serupa. Penelitian dilakukan di  DKI Jakarta, JawaBarat, Jawa Timur, NTT dan Maluku.

Total responden adalah 2.068 ibu yangmemiliki anak usia 0 – 59 bulan atau 5 tahun. 

 Ketua Majelis Kesehatan PP Aisyiyah, Dra. Chairunnisa mengatakan, media berperan penting di dalam memberikan persepsikepada masyarakat.

“Betul, bahwa memang media ini memiliki peran penting didalam memberikan persepsi kepada masyarakat tentang kental manis adalah susu,”jelas Chairunnisa.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas