Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

KSP: Isu Reshuffle Ganggu Kinerja Kabinet

Ali Mochtar Ngabalin mengatakan bahwa isu perombakan (Reshuffle) kabinet menggangu kinerja para menteri. 

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in KSP: Isu Reshuffle Ganggu Kinerja Kabinet
YouTube Indonesia Lawyers Club
Ali Ngabalin 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Tenaga Ahli Kedeputian Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengatakan bahwa isu perombakan (Reshuffle) kabinet menggangu kinerja para menteri. 

Hal itu dikatakan Ali merespon isu bahwa Presiden akan melakukan reshuffle kabinet pada Rabu (23/12/2020) lusa.

"Iya dong (mengganggu),  bagaimana dia lagi bekerja kemudian berita masif tentang pergantian menteri, apa orang tidak terganggu," katanya saat dihubungi, Senin (21/12/2020).

Menurut Ngabalin dalam beberapa hari terkahir muncul berbagai nama kementerian yang akan menjadi sasaran reshuffle.

Baca juga: Bocoran PKB, Ada 6 Menteri Jokowi yang Bakal Di-reshuffle

Nama kementerian tersebut ditulis dengan jelas sehingga sangat mengganggu konsentrasi kerja para menterinya.

"Ada kabinet, ada lembaga, ada kementerian ini yang sekarang ditulis jelas-jelas. Bahwa kalau kelautan (KKP) dan sosial (Kemensos) itu sudah pasti, sudah pasti presiden memilih. Tetapi kalau yang lain-lain kan ada isunya, ini segala macam itu kan mengganggu. Suasana batin manusia ini kan mesti kita baca juga, sementara mereka sangat serius bekerja," katanya.

Ali meminta masyarakat menunggu keputusan Presiden dalam melakukan reshuffle. 

Rekomendasi Untuk Anda

Terkait sejumlah nama dan kementerian yang akan menjadi sasaran reshuffle menurut Ali tidak benar.

Kepastian nama-nama Menteri yang akan  direshuffle akan disampaikan oleh Presiden.

"Tidak ada (daftar nama nama). Pokoknya yang tidak keluar dari mulut presiden, tidak benar," pungkasnya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas