Kemenko PMK Minta Penyaluran Bansos 2021 Lebih Baik Dibanding Tahun lalu
Bansos yang disalurkan ke masyarakat pada 2021 ini terdiri dari program bansos reguler dan non reguler.
Penulis:
Fahdi Fahlevi
Editor:
Hendra Gunawan
Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK Tubagus Achmad Choesni meminta penyaluran bantuan sosial pada tahun 2021 dilakukan lebih baik dibanding tahun tahun lalu.
Pemerintah kembali menyalurkan bansos pada 2021 untuk membantu perekonomian masyarakat.
"Apa yang kita kerjakan untuk tahun 2021 ini harus lebih baik daripada pelaksanaan tahun 2020.
Choesni memberikan arahan kepada kementerian terkait agar dapat mempersiapkan dengan matang berbagai hal teknis seperti mekanisme penyaluran, data Keluarga Penerima Manfaat (KPM), peta penyaluran bansos, pagu anggaran, SDM pelaksana penyalur dan pengawal bansos.
Baca juga: Bansos Tunai Rp 300 Ribu Diperpanjang 2021, Cek dengan NIK di dtks.kemensos.go.id
"Walaupun memang kita masih menghadapi tantangan Covid-19, tapi kita harus melaksanakan ini dengan baik," tutur Choesni.
Bansos yang disalurkan ke masyarakat pada 2021 ini terdiri dari program bansos reguler dan non reguler.
Bansos reguler antara lain Program Keluarga Harapan kepada 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Program Sembako kepada 18,8 juta KPM yang disalurkan oleh Himbara melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), serta diskon Listrik pengguna 450 VA dan 900 DTKS melalui sistem PLN jika pasca bayar atau pemberian token listrik bila pra bayar.
Baca juga: Keluarga Miskin Pilih Asingkan Diri di Hutan Gara-gara Kerap Dihina, Tak Pernah Dapat Bansos
Baca juga: CEK Penerima BST Rp 300 Ribu dari Kemensos, LOGIN dtks.kemensos.go.id, Bansos Tunai Cair Awal Tahun
Sedangkan program bansos non reguler dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 yang telah diberikan di tahun 2020, tetap dilanjutkan pemberiannya tahun 2021.
Program bansos tersebut antara lain Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada 10 juta KPM yang disalurkan PT Pos dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada 8 juta KPM yang disalurkan oleh pemerintah desa.