Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Jokowi: Pemerintah Telah Siapkan 372,3 T untuk Pemulihan Ekonomi 

Pulihkan ekonomi nasional, Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 372,3 triliun untuk mendongkrak daya beli masyarakat.

Jokowi: Pemerintah Telah Siapkan 372,3 T untuk Pemulihan Ekonomi 
Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional III KAHMI Tahun 2021 dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/1/2021). / Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah terus berupaya  mempercepat pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi Covid-19.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 372,3 triliun untuk mendongkrak daya beli masyarakat.

"Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 372,3 triliun untuk mendongkrak daya beli dan konsumsi masyarakat, serta mempercepat pemulihan ekonomi nasional," kata Presiden dalam acara MPL PGI 2021 yang disiarkan melalui youtube Yakoma PGI, Senin, (25/1/2021).

Baca juga: Jokowi: Vaksinasi Disiapkan 30 Ribu Vaksinator, 10 Ribu Puskesmas, dan 3 Ribu RS

Tidak hanya itu dalam menghadapi dampak Pandemi Covid-19, pada tahun 2021 Pemerintah tetap melanjutkan sejumlah program perlindungan sosial.

Di antaranya yakni Program Kartu Sembako, Program Keluarga Harapan, Bantuan Sosial Tunai, Kartu Pra-kerja, Bantuan Langsung Tunai Desa.

"Selain itu juga ada insentif tenaga kesehatan dan pemberian insentif usaha, termasuk Bantuan Modal Kerja bagi UMKM agar mampu bertahan dan bergerak kembali," katanya.

Baca juga: Jokowi Sebut Indonesia Berhasil Kendalikan Krisis Ekonomi dan Kesehatan Akibat Pandemi Covid-19 

Sementara itu, untuk penanganan kesehatan,  pemerintah  telah memulai program vaksinasi.

Program tersebut diperintahkan  selesai dalam satu tahun.

"Saya perintahkan agar vaksinasi ini selesai sebelum 2021," kata Presiden.

Agar program vaksinasi tersebut dapat rampung dengan cepat, pemerintah telah memesan 426 juta dosis vaksin dari 4 peruasahaan dan negara yang berbeda. Selain telah disiapkan pula sumberdaya manusia dan infrastruktur untuk program vaksinasi tersebut.

"Kita telah menyiapkan 30 ribu vaksinator, 10 ribu puskesmas, dan 3 ribu rumah sakit yang akan mendukung vaksinasi kepada kurang lebih 181,5 juta rakyat Indonesia," katanya.

Ikuti kami di
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas