Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Virus Corona

Kasus Corona Tembus 1 Juta, PAN Minta Jokowi Konsisten Larangan TKA Masuk ke Indonesia

Haji Lulung minta Presiden Jokowi segera tegas menyetop masuknya tenaga kerja dari luar agar menghindari munculnya varian baru Covid-19 di Indonesia.

Kasus Corona Tembus 1 Juta, PAN Minta Jokowi Konsisten Larangan TKA Masuk ke Indonesia
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Abraham Lunggana atau akrab disapa Haji Lulung tampak menebar senyum saat berjalan di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen Senayan, Jakarta Pusat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota DPR RI Fraksi PAN Abraham Lunggana alias Haji Lulung menyoroti sikap pemerintah yang masih meloloskan tenaga kerja asing (TKA) masuk Indonesia, di tengah kasus Covid-19 yang belakangan terus meningkat.

Terlebih, Indonesia telah menerbitkan larangan bagi warga negara asing (WNA) masuk tanah air hingga tanggal 8 Februari 2021.

Menurutnya, bentuk pembiaran ini mengesankan pemerintah main - main mengatasi pandemi.

"Ini urusan tenaga kerja asing sebenarnya mainan siapa sih. Kok mereka bisa masuk dengan mudah. Apakah ini Pak Jokowi tidak tahu?," kata Haji Lulung kepada wartawan, Rabu (27/1/2021).

Baca juga: Imigrasi: 153 WNA Asal China Tiba di Indonesia Sudah Sesuai SE Dirjen Imigrasi

Baca juga: Dua WNA Diusir, Masuk Indonesia Gunakan Visa Wisata, Tapi Malah Jualan Sabun di Bali

Ketua Umum Bamus Betawi ini khawatir jika TKA terus dibiarkan masuk bisa berdampak pada munculnya varian baru Covid-19 di Indonesia, sehingga berdampak pula pada penuhnya rumah sakit rujukan khusus pasien kasus Corona.

Atas hal ini, Lulung meminta Presiden Joko Widodo segera tegas menyetop masuknya tenaga kerja dari luar. Ia juga meminta pejabat yang membuat kebijakan terkait untuk dievaluasi. 

"Menteri atau siapa saja yang ngurusin tenaga kerja asing, kita ini pengusaha di dalam negeri pada ngurangi tenaga kerja, jutaan orang jadi pengangguran karena di-PHK gara-gara Covid," ucap Lulung.

"Termasuk perusahaan saya juga 50 persen karyawan saya rumahkan, saya tiap hari menangis memikirkan nasib mereka. Kok kalian malah main-main. Saya minta Pak Jokowi, tolong tenaga kerja asing itu disetop," tegas dia.

Mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini berharap Jokowi konsisten dan serius terhadap kebijakan pembatasan mobilitas warga negara asing di tengah gelombang PHK dampak dari pandemi.

Baca juga: Kemensos Salurkan Bantuan Tunai PKH Tahun 2021 untuk Provinsi Banten Sebesar Rp 212 Miliar

Lulung mengingatkan kepada pihak manapun agar tidak merasa berkuasa dengan mengorbankan keselamatan rakyat dan negara.

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas