Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kementan Ajak Petani Sentani Manfaatkan Asuransi

Ada ancaman gagal panen akibat tingginya curah hujan di beberapa daerah. Kondisi ini ingin diantisipasi Kementerian Pertanian.

Kementan Ajak Petani Sentani Manfaatkan Asuransi
dok. Kementan
Ilustrasi sawah. 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah lahan pertanian di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, terancam gagal panen akibat hujan deras. Petani diajak memanfaatkan asuransi agar terhindar dari kerugian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan cuaca buruk yang melanda sejumlah daerah cukup berdampak pada pertanian.

"Ada ancaman gagal panen akibat tingginya curah hujan di beberapa daerah. Kondisi ini yang ingin kita antisipasi. Caranya, petani harus mengasuransikan lahan," ujar Mentan SYL, Sabtu (6/2/2021).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengatakan manfaat asuransi akan sangat dirasakan petani.

"Dengan asuransi, petani tidak perlu khawatir dalam beraktivitas. Karena, asuransi akan menjaga lahan dari berbagai ancaman yang bisa menyebabkan gagal panen," katanya.

Ancaman tersebut antara lain perubahan iklim, cuaca ekstrim, bencana alam, serta serangan organisme pengganggu tanaman dan hama.

Sarwo Edhy menjelaskan, pemerintah memberikan perhatian yang besar dalam asuransi.

"Buktinya, pemerintah memberikan subsidi pada program asuransi pertanian. Sehingga premi yang harus dibayarkan petani menjadi lebih ringan. Namun, klaim yang akan didapat tetap Rp 6 juta perhektare," katanya. (*)

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas