Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Mengaku Tidak Ada Masalah Usai Divaksin, Wapres Ajak Warga Lansia Tak Takut Ikut Vaksinasi Covid

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menjalani vaksinasi covid-19di kediaman dinasnya kawasan Menteng, Jakarta Pusat sekitar pukul 08.30 WIB, Rabu (18/2/2021).

Mengaku Tidak Ada Masalah Usai Divaksin, Wapres Ajak Warga Lansia Tak Takut Ikut Vaksinasi Covid
Dokumentasi Setwapres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin selesai divaksin pada Rabu (17/2/2021). 

Menurut Kepala BPOM, Penny Lukito, kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan pertimbangan banyaknya korban meninggal terinfeksi virus corona pada kelompok usia tersebut.

“Angka kematian akibat Covid-19 ini menunjukkan data statistik bahwa kelompok usia lanjut atau lansia menduduki porsi cukup tinggi, yaitu sekitar 47,3%, berdasarkan data terakhir yang kami dapatkan dari KPC-PEN (Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonoi Nasional),” kata Penny.

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, persentase lansia yang terpapar virus corona di Indonesia sejumlah 10 persen namun total yang meninggal karena Covid-19 mencapai angka 50 persen. Hal tersebut menunjukkan risiko besar bagi para lansia di dalam mengghadapi pandemi Covid-19.

“Karena berbasis risiko. Kalau tenaga kesehatan risikonya tinggi karena sering dan banyak terekspos virus. Kalau lansia didahulukan karena risikonya tinggi, kalau terkena, kemungkinan fatalnya besar,” ungkap Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, pada keterangan persnya secara virtual.

Sebagai informasi, program vaksinasi Covid-19 untuk kelompok usia 18-59 tahun telah berjalan secara bertahap sejak 13 Januari 2021 lalu.

Melalui program vaksinasi, pemerintah dan masyarakat Indonesia menaruh harapan besar agar herd immunity segera terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah menerima vaksinasi Covid-19.

"Tadi pagi kami mendampingi pak wapres mendapatkan vaksin. Mudah-mudahan ini menjadi dorongan motivasi agar lansia Indonesia yang kritis, yang rawan terhadap penyakit bisa datang dan divaksin terlebih dahulu," kata Budi.

Pemerintah menargetkan, 21,5 juta orang lansia akan menerima vaksin Covid-19 Coronavac dengan interval waktu 28 hari. Dalam pelaksanaan vaksinasi pada kelompok lansia ini terdapat prosedur berbeda dan spesifik dalam melakukan vaksinasi.

Selain interval penyuntikan, ada tahapan lain yang diberlakukan. Yakni, tekanan darah dan suhu, sama dengan kategori lain, yaitu suhunya mesti 37,5 derajat celcius ke bawah dan tekanan darahnya tidak boleh lebih dari 180/110 mmHg.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas