Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kritik Anies soal Banjir, Giring Malah Disentil Pasha Ungu soal Pengalaman Kelola Daerah

PLT Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha disentil mantan Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo alias Pasha Ungu.

Kritik Anies soal Banjir, Giring Malah Disentil Pasha Ungu soal Pengalaman Kelola Daerah
Instagram/pashaungu_vm/giring
PLT Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha disentil mantan Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo alias Pasha Ungu. 

Pasha mengungkapkan memang benar Pemda DKI Jakarta perlu memberikan ekstra perhatian khusus terkait program penanganan banjir berikut how to solve the problem.

"Bahkan bila perlu ada tim satgas banjir yang dibentuk dalam mengantisipasi kejadian banjir yang terus berulang hampir setiap tahunnya," ujar Pasha.

Sigit Purnomo alias Pasha Ungu Mercure Hotel Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2019) malam.
Sigit Purnomo alias Pasha Ungu Mercure Hotel Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (28/11/2019) malam. (Warta Kota/Feryanto Hadi)

Baca juga: Anies Baswedan Klaim Banjir Jakarta 100 Persen Surut, Kegiatan Perekonomian Bisa Kembali Berlangsung

Baca juga: Anies Baswedan Sebut Tergenangnya Jalan Sudirman Akibat Kiriman Air dari Depok Lewat Kali Krukut

Pasha juga menyampaikan saran kepada anggota DPRD DKI Jakarta untuk membuka kembali blue print perencanaan pembangunan Ibu Kota Jakarta sejak zaman Belanda.

Lebih lanjut, Pasha menilai kata kapabilitas kata kapabilitas yang disampaikan Giring sangat bias dan tidak tepat.

"Sebab persoalan Jakarta tidak hanya banjir, hari ini ada pandemi, ada persoalan kemiskinan baru dampak dari pandemi ada persoalan pemulihan ekonomi ada persoalan pembangunan juga pembenahan serta dekorasi kota yang juga tidak bisa ditinggalkalkan begitu saja."

"Semua harus diselesaikan setidaknya secara linier/paralel, kalau kemudian persoalan banjir melahirkan pendapat terkait kapabilitas secara menyeluruh saya pribadi tidak sepakat," ungkapnya.

Pasha juga menyarankan agar Giring lebih bijak dalam berkomentar.

"Selaku pemimpin partai di republik ini sejatinya saudaraku Giring harus lebih bijak melihat situasi bangsa kita yang sedang ‘sakit’ dan ‘sulit’."

"Setidaknya narasi yang dibangun harusnya menenangkan tidak ‘meresahkan’ apalagi sampai ke persoalan penilaian ketidakmampuan seseorang."

"Bukankah bro Giring pun tidak dalam kapasitas menilai seperti itu? Apakah bro Giring sudah pernah teruji mengelola sebuah kota/daerah atau bahkan kelurahan? Mohon maaf kalau saya keliru berpendapat bro ketum," tulis Pasha.

(Tribunnews.com/Gilang Putranto)

Ikuti kami di
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas