Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gejolak di Partai Demokrat

SBY Ungkap Pelaku GPK PD Masih Bergerak di Lapangan : Tapi Sembunyi-sembunyi, Kucing-kucingan

SBY mengaku mendapatkan laporan resmi dari pimpinan partai hingga informasi dari daerah, pelaku GPK PD masih terus bergerak di lapangan

SBY Ungkap Pelaku GPK PD Masih Bergerak di Lapangan : Tapi Sembunyi-sembunyi, Kucing-kucingan
Facebook/Ricky Kurniawan Ch
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono buka suara terkait upaya kudeta di Demokrat 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD) masih bergerak di lapangan.

Terungkapnya gerakan itu, kata SBY, tak lantas membuat pelaku GPK PD menghentikan gerakannya.

"Apakah dengan telah berhasil diungkapnya gerakan buruk itu kemudian para pelaku GPK PD itu menghentikan gerakannya?

Ternyata tidak," ujar SBY, dalam video yang diterima Tribunnews.com, Kamis (25/2/2021).

SBY mengaku mendapatkan laporan resmi dari pimpinan partai hingga informasi dari daerah, bahwa para pelaku GPK PD masih terus bergerak di lapangan walaupun dengan sembunyi-sembunyi.

Baca juga: Terkait Pernyataan SBY yang akan Lawan Pengganggu Partai Demokrat, Begini Tanggapan Marzuki Alie

"Segelintir kader dan mantan kader pelaku GPK PD itu masih bergerak di lapangan, sembunyi-sembunyi, kucing-kucingan. Berarti gerakan ini masih ada," jelasnya.

Presiden RI ke-6 itu mengatakan bahwa para pelaku GPK PD itu tak lagi menyasar Ketua DPD ataupun Ketua DPC partai berlambang mercy tersebut.

Namun, mereka menyasar siapapun yang bisa dan mau diiming-imingi dengan imbalan menggiurkan.

"Yang disasar bukan lagi para Ketua DPD ataupun Ketua DPC, tetapi siapa pun yang mau diiming-imingi sejumlah imbalan dan janji-janji yang menggiurkan," ujar SBY.

Lebih lanjut, SBY menilai sangat mungkin para pelaku gerakan itu menghasut dan mengadu domba antara pimpinan DPP Partai Demokrat dengan para Ketua DPD dan Ketua DPC

"Caranya dengan memainkan isu bahwa dalam Musda dan Muscab mendatang mereka akan diganti, sesuatu yang tidak benar adanya," tandasnya.

Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas