Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Cakupan Vaksinasi Covid-19 Lampaui 1 Juta Nakes, IDI Belum Bisa Pastikan Kematian Dokter Turun

Cakupan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan telah mencapai lebih dari 1,4 juta suntikan dosis pertama.

Cakupan Vaksinasi Covid-19 Lampaui 1 Juta Nakes, IDI Belum Bisa Pastikan Kematian Dokter Turun
Pixabay/Tumisu
Ilustrasi virus corona. Herd immunity adalah kondisi ketika sebagian besar kelompok atau populasi manusia kebal terhadap suatu penyakit karena sudah pernah terpapar dan sembuh dari penyakit tersebut. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Cakupan vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan telah mencapai lebih dari 1,4 juta suntikan dosis pertama.

Di sisi lain, jumlah kematian dokter yang terpapar virus corona juga mengalami tren penurunan.

Terkait hal itu, Ketua Tim Mitigasi Covid-19 IDI dr Adib Khumaidi, SpOT mengatakan, belum dapat menyimpulkan ada korelasi positif atas capaian vaksinasi tahap awal ini.

Menurutnya, masih diperlukan analisis lebih panjang untuk bisa memastikan vaksinasi telah memberikan dampak positif pada tenaga kesehatan yang menangani Covid-19.

"Targetkan untuk nakes 1,4 juta dan sudah ada 1 juta yang vaksinasi pertama dan belum semua yang divaskin kedua. Jadi kita belum bisa mengatakan ada tren yang memang menurun daripada kematian dokter," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Usia Lansia Bisa Vaksinasi Covid-19 Lewat Layanan Drive Thru

Ia memaparkan, pada saat tanggal 10 Februari tercatat jumlah dokter yang meninggal sepanjang pandemi sebanyak 317 orang.

Dr. Moh Adib Khumaidi S, POT, Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia saat ditemui di Jakarta Pusat, Sabtu (29/2/2020).
Dr. Moh Adib Khumaidi S, POT, Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia saat ditemui di Jakarta Pusat, Sabtu (29/2/2020). (Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy)

Kemudian bertambah 8 kasus menjadi 325 kasus kematian dokter hingga 28 Februari.

"Jumlah kematian mudah-mudahan tidak ada lagi dan cenderung turun dibandingkan kalau pada bulan Desember dan Januari yang bulan Desember Ada 55 bulan Januari 59 dokter yang meninggal," ungkapnya

"Sekali lagi ini belum bisa kita katakan ini korelasi positif program vaksinasi. Kita perlu masih data dan kami belum bisa mengatakan ini efek dari pemberian vaksin," sambung Adib.

*Pemerintah Bentuk Satgas Perlindungan Nakes*

Adib mengatakan, pemerintah telah membentuk satgas perlindungan nakes yang bekerja sama dengan organisasi profesi kesehatan sebagai upaya memberikan perlindungan dan keselamatan para anggotanya, termasuk IDI.

Hal yang dilakukan terdiri dari, deteksi dini kemudian upaya preventif dan promotif standar perlindungan dokter.

Kedua, kemudahan akses rujukan, akses obat, akses alkes termasuk ICU.

"Karena itu upaya tanggungjawab profesi yang jadi tanggung jawab negara dalam bentuk satgas perlindungan nakes dan mendukung tingkat kesembuhan dan mencegah kesakitan serta kematian  dokter dan nakes," terang Adib.

Ikuti kami di
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas