Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kemenhub Menyiapkan Sejumlah Proyek Potensial untuk Didanai Melalui INA

Beberapa proyek moda transportasi kereta api dan darat yang dinilai potensial akan diusulkan dalam pendanaan pembangunan melalui INA

Kemenhub Menyiapkan Sejumlah Proyek Potensial untuk Didanai Melalui INA
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi meninjau kegiatan padat karya di Stasiun Bandung, Jalan Kebon Kawung, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/2/2021). Kunjungannya ke Stasiun Bandung, Budi Karya Sumadi meninjau calon penumpang kereta api menjalani layanan deteksi Covid-19 dengan metode GeNose C19 dan meninjau program padat karya membersihkan rumput dan mengecat area sepanjang rel kereta api. Tribun Jabar/Gani Kurniawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub), menyiapkan sejumlah proyek yang akan diusulkan melalui pendanaan lembaga pengelola investasi Indonesia Investment Authority (INA).

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, terdapat beberapa proyek potensial di sektor transportasi yang akan diusulkan untuk mendapatkan pendanaan melalui INA.

Budi Karya menjelaskan, beberapa proyek tersebut seperti pembangunan Pelabuhan Garongkong di Sulawesi Selatan, Pelabuhan di Ambon dan Palembang.

"Kami juga akan mengusulkan pembangunan sejumlah bandara potensial di Singkawang, papua, Aceh, Nusa Tenggara Timur dan Lampung melalui pendanaan INA," kata Budi dalam webinar Pembiayaan Infrastruktur Transportasi di Indonesia, Rabu (3/3/2021).

Selain itu Budi juga mengungkapkan, beberapa proyek moda transportasi kereta api dan darat yang dinilai potensial akan diusulkan dalam pendanaan pembangunan melalui INA.

Baca juga: Steven Setiabudi Musa: Bantuan Dana Bisa Dimanfaatkan Pelaku Usaha Kecil

"Kami berencana akan mengembangan MRT dan LRT di Bali, Medan, Bandung, Makassar dan Surabaya yang dimana wilayah ini memiliki potensi dalam operasionalnya," ujar Budi.

Untuk transportasi darat, lanjut Budi, pihaknya juga dengan merencanakan pembangunan terminal bus di kota besar, loop line di Jakarta dan juga proyek lain yang tidak bisa bergantung kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) murni.

"Usulan proyek dengan pendanaan INA ini juga tentunya sebagai langkah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sektor transportasi di Indonesia, dan itu sedang kami koordinasikan dengan Direktorat Jenderal terkait," kata Budi.

Budi juga menegaskan, bahwa saat ini pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas pemerintah. Hal tersebut juga masuk ke dalam jangka panjang 2020 hingga 2024.

Ikuti kami di
Penulis: Hari Darmawan
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas