Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kemnaker Terima Hibah Dua BLK Dari Pemprov Riau

Kementerian Ketenagakerjaan menerima hibah 2 (dua) Balai Latihan Kerja (BLK) dari Pemerintah Provinsi Riau.

Kemnaker Terima Hibah Dua BLK Dari Pemprov Riau
istimewa
Kementerian Ketenagakerjaan menerima hibah 2 (dua) Balai Latihan Kerja (BLK) dari Pemerintah Provinsi Riau. Dua BLK yang dihibahkan adalah BLK Pekanbaru dan BLK Dumai. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian Ketenagakerjaan menerima hibah 2 (dua) Balai Latihan Kerja (BLK) dari Pemerintah Provinsi Riau.

Dua BLK yang dihibahkan adalah BLK Pekanbaru dan BLK Dumai.

Serah terima hibah BLK ditandai dengan ditandatanganinya Naskah Perjanjian Hibah dan Berita Acara Serah Terima Barang Milik Daerah Balai Latihan Kerja Pekanbaru dan Balai Latihan Kerja Dumai di Kantor Kemnaker, Jakarta Selatan, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: 295 Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Pantai Ujong Blang Dipindahkan ke BLK Lhokseumawe

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Riau atas hibah 2 BLK tersebut.

“Hibah ini diharapkan dapat mendukung penyiapan SDM kompeten, khususnya di Provinsi Riau,” kata Ida dalam keterangannya, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Gelar Rapat Koordinasi, BLK Samarinda Gandeng Pelaku Industri

Naskah perjanjian dan berita acara ditandatangani langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah dan Gubernur Riau, Syamsuar.

Dengan dihibahkannya BLK ini, maka BLK Pekanbaru dan BLK Dumai yang berstatus UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Provinsi Riau telah resmi menjadi BLK UPTP (Unit Pelaksana Teknis Pusat) yang dikelola oleh Kemnaker.

Meskipun saat ini statusnya UPTP, Menaker Ida meminta Pemprov Riau untuk bahu membahu bersama Kemnaker dalam mengembangkan dan memajukan kedua BLK tersebut.

"Saya berharap kepada Pemerintah Daerah Riau untuk bisa saling sharing, agar nantinya dapat mewujudkan SDM yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada di Industri di wilayah Provinsi Riau," kata Ida.

Baca juga: Kunker ke Sumbar, Menaker Tinjau BLK Komunitas Thawalib Gunung Padang

Menaker Ida menambahkan, dalam prosesnya selama ini, telah dilakukan peninjauan lapangan oleh tim teknis baik itu dari Kemnaker maupun dari Perwakilan Pemerintah Provinsi Riau untuk melakukan verifikasi satuan kerja, serta personil, peralatan, pembiayaan, dan dokumen (P3D) BLK.

Gubernur Riau, Syamsuar berharap nantinya Kemnaker dapat membantu dan memberikan dukungan dalam melakukan pembinaan kepada sejumlah BLK yang terdapat juga di Kabupaten/Kota di Provinsi Riau.

Sementara itu, Dirjen Binalattas, Budi Hartawan, mengungkapkan bahwa setelah dilakukan serah terima, langkah berikutnya adalah menyiapkan program kejuruan.

Program kejuruan akan didiskusikan kembali dengan Gubernur Riau guna mengetahui program pelatihan yang dapat diterapkan dan disesuaikan dengan kebutuhan industri yang ada di Provinsi Riau.

"Terkait struktur organisasi, baik itu pegawai maupun instruktur, akan bisa diisi posisinya baik dari dinas tenaga kerja setempat ataupun dari instruktur yang ada di pemerintah pusat," kata Dirjen Budi Hartawan.

Sebagai informasi, saat ini kondisi yang ada di BLK Pekanbaru memiliki luas tanah 30.000 m2, nantinya program kejuruan yang akan diterapkan di BLK Pekanbaru yakni kejuruan diantaranya; Teknologi Mekanik, Listrik, Otomotif, Teknologi Informasi & Komunikasi, Tata Niaga, Aneka Kejuruan, Pertanian, serta Pariwisata.

Sedangkan BLK Dumai saat ini lahan masih dalam proses penyertifikatan.

Nantinya program kejuruan yang akan diterapkan di antaranya kejuruan Listrik, Otomotif, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Menjahit, serta Pariwisata.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas