Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Perpres Investasi Minuman Keras

Perpres Investasi Miras Dicabut, Cholil Nafis: Menyelamatkan Bangsa dari Generasi Jongkok

Ketua MUI Pusat Bidang Dakwah Cholil Nafis nilai langkah Jokowi tepat karena mengambil sikap legowo dan dapat menerima aspirasi rakyatnya.

Perpres Investasi Miras Dicabut, Cholil Nafis: Menyelamatkan Bangsa dari Generasi Jongkok
Tribunnews.com/ Fahdi Fahlevi
Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat, Muhammad Cholil Nafis di Hotel Sari Pasific, Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (24/2/2019). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua MUI Pusat Bidang Dakwah Cholil Nafis mengatakan, pencabutan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang di dalamnya berisikan investasi industri minuman keras (miras) adalah tepat.

Hal ini kata dia merupakan upaya pemerintah yang mengambil sikap legowo dan dapat menerima aspirasi rakyatnya.

Dirinya bahkan berharap, keputusan tersebut juga bisa diikuti dengan pelarangan serupa secara luas, karena pihaknya khawatir jika generasi bangsa Indonesia menjadi generasi pemabuk.

"Mudah-mudahan ditindak lanjuti dengan pelarangan semuanya, bagaimana peraturan yang bisa menyelamatkan bangsa ini, karena kita tidak ingin generasi kita ini menjadi generasi jongkok karena mabok," katanya usai pemberian vaksin Covid-19 di Kantor MUI Pusat Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Cabut Aturan Investasi Miras, Yusril Sarankan Jokowi Segera Terbitkan Perpres Baru 

Baca juga: Mahfud MD Soal Kritik Terhadap Perpres Investasi Miras: Kritik Adalah Vitamin 

Cholil mengatakan, dengan pencabutan Perpres tersebut berarti konsumsi miras akan tetap dilarang di Indonesia.

Ini dinilai penting mengingat semua demi masa depan bangsa.

Pasalnya, kata Cholil, bangsa Indonesia dibangun tidak hanya dari sumber daya alam saja melainkan sumber daya manusia yang kuat juga.

"Karena ini untuk masa depan Indonesia, di antara yang merusak (sumber daya manusia) adalah mabok-mabokan oleh karena itu kita konsen menolak dan minta dicabut, alhamdullilah," sambungnya.

Baca juga: Anggota Komisi IX : Jika Ingin Rakyat Selamat, Perpres Investasi Miras Memang Harus Dicabut 

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memutuskan mencabut lampiran Peraturan Presiden  terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas