Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Gejolak di Partai Demokrat

Pendiri dan Deklarator Demokrat: Tidak Akan Ada Partai Ini Tanpa SBY

Para pendiri dan deklarator Partai Demokrat sepakat bahwa tidak akan ada partai Demokrat tanpa SBY.

Pendiri dan Deklarator Demokrat: Tidak Akan Ada Partai Ini Tanpa SBY
Kolase Tribunnews.com
Ini beda versi SBY dan Jhoni Allen soal pendirian Partai Demokrat, Jhoni singgung SBY hanya menyumbang Rp100 juta. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Para pendiri dan deklarator Partai Demokrat sepakat bahwa tidak akan ada partai Demokrat tanpa SBY.

Hal tersebut dikemukakan sejumlah pendiri dan deklarator menanggapi tuduhan bahwa SBY tidak berkeringat dalam mendirikan Partai Demokrat.

“Saya mau membantu pendirian Partai Demokrat tahun 2001 ya karena ada tokoh. Tokoh itu ya pak SBY. Kalau bukan karena pak SBY, tidak ada PD. Saya tidak akan ada disitu, ” kata Wayan Sugiana, Akademisi sekaligus salah satu pendiri Partai Demokrat, Kamis(4/3/2021).

Baca juga: Pengamat: AHY Cs Jangan Anggap Remeh Isu KLB

Selain pendiri Wayan juga ditunjuk sebagai salah satu Wakil Sekretaris Jenderal dalam kepengurusan periode pertama. Wayan sempat bercerita mengenai pekerjaannya dulu memenuhi persyaratan administrasi untuk verifikasi parpol agar bisa mengikuti pemilu 2004.

“Waktu itu, Undang-undang pemilu mensyaratkan verifikasi fisik di seluruh DPD Provinsi dan sebagian besar DPC Kabupaten/kota. Saya harus bekerja keras meyakinkan orang-orang untuk mau bergabung dengan PD dan harus saya akui faktor utama yang bisa meyakinkan mereka adalah keberadaan pak SBY. Tidak ada PD, tanpa Pak SBY," ujar Wayan.

Baca juga: Pengamat: SBY Benteng Terakhir Amankan AHY dari Kursi Ketua Umum Partai Demokrat

Wayan menambahkan semula pihaknya merancang lambang Partai Demokrat berbentuk segi empat, tapi SBY bersikeras menggunakan lambang segitiga dengan warna yang seperti kita lihat sekarang, walaupun pada saat itu, warna-warna itu sulit direproduksi.

"Pak SBY meyakinkan kami untuk memakai lambang tersebut," kata dia.

Tokoh pendiri partai Demokrat lainnya, Steven Rumangkang mengungkapkan mendiang ayahnya Vence Rumangkang mengungkapkan bahwa nama Partai Demokrat berasal dari SBY dalam diskusi mereka di Cikeas bulan Agustus 2001.

“Mendiang Papa kemudian menyiapkan segala persyaratan administratif untuk memenuhi pendirian partai di kantornya, sementara pak SBY membuat logo, bendera dan mars Partai Demokrat,” kata Steven.

Steven kini memimpin forum komunikasi pendiri dan deklarator Partai Demokrat. “Saya tahu pasti bahwa partai Demokrat pada dasarnya dilahirkan oleh pak SBY dan mendiang Vence Rumangkang,” ujar Ifan Pioh, salah satu pendiri PD lainnya. Ifan juga sekretaris pribadi mendiang Vence Rumangkang.

“Syarat mendirikan partai sebenarnya cukup akta pendiriannya ditandatangani 50 orang. Tapi, untuk menghormati pak SBY, maka dijadikan 99, menandakan 9 September, hari ulang tahun pak SBY, sekaligus hari ulang tahun Demokrat. Dari 99 orang ini, 53 memberikan kuasa, 46 sisanya hadir di kantor notaris. Jadi gagasan dasar, nama, lambang dan mars Partai Demokrat semuanya berasal dari pak SBY,” tegas Ifan. (Willy Widianto)

Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas