Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Terima Majelis Wali Amanat UI, Wapres Bicara Soal SDM Indonesia di 2045

Kunjungan tersebut di antaranya membahas webinar nasional UI yang ditujukan untuk memberikan literasi kesehatan kepada masyarakat.

Terima Majelis Wali Amanat UI, Wapres Bicara Soal SDM Indonesia di 2045
ist
Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menerima kunjungan jajaran Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (UI).

Kunjungan tersebut di antaranya membahas webinar nasional UI yang ditujukan untuk memberikan literasi kesehatan kepada masyarakat.

Webinar tersebut akan mendiskusikan berbagai permasalahan bangsa, termasuk dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Baca juga: Wapres Maruf Amin Minta Alumni UKI Ciptakan SDM Unggul

Untuk itu, Univesitas Indonesia sebagai lembaga pendidikan diharapkan dapat menghasilkan generasi unggul yang mampu membangun ketahanan dan kemandirian kesehatan Indonesia.

“Sebagai Universitas tertua di Indonesia, kiprah UI sebagai perguruan tinggi pencetak SDM unggul sangat diakui. Kualitas SDM unggul sangat penting bagi bangsa, khususnya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” kata Ma’ruf di Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (08/03/21).

Wapres mengakui dalam pengembangan sumber daya manusia masih terdapat kesenjangan kualitas pendidikan perguruan tinggi, antara pulau Jawa dan luar pulau Jawa.

Baca juga: Wapres Maruf Amin Didampingi Menpora Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Bagi Para Atlet

Maka, adanya pandemi Covid-19 membuat pemerintah terus mengupayakan agar kesenjangan pendidikan tersebut dapat diminimalisir melalui kerja sama dengan perguruan tinggi di daerah.

“Jadi, pandemi ini mendorong ya. Mendorong banyak orang daerah yang ingin S2, ini sangat bermanfaat mereka dapat S2 dengan online. Bisa mengatasi problem selama ini antara masyarakat di pulau Jawa dan non pulau Jawa mengenai pendidikan. Semua universitas harus terbuka,” ucap Ma'ruf.

Lebih lanjut, di samping mendorong terwujudnya generasi unggul di tahun 2045, pemerintah juga terus bergerak agar percepatan proses vaksinasi dan proyek inovasi di bidang kesehatan yang lain dapat tumbuh dan dijangkau oleh seluruh masyarakat Indonesia.

“Setelah ada metode swab, ada juga pengembangan obat herbal. Industri kesehatan kita tumbuh juga. Selain vaksin, juga sudah dikembangkan Genose dari Universitas Gadjah Mada,” tutur Wapres.

Pada kesempatan tersebut Rektor Universitas Indonesia, Ari Kuncoro menyampaikan rencana penyelenggaraan webinar sekaligus memohon kesediaan Wapres untuk dapat memberikan keynote speech dalam webinar yang akan diselenggarakan pada 25 Maret 2021 dengan topik Ketahanan dan Kemandirian Kesehatan Menuju Indonesia Emas 2045.

“Kami membuat webinar tanggal 25 (Maret 2021) tentang kesehatan. Pembicaranya ada Menteri Kesehatan, Menteri BUMN, Menteri Riset dan Teknologi, ada juga Dekan Fakultas Teknik. Kami mohon Pak Wapres untuk berkenan menjadi keynote speech pada acara tersebut,” ucap Ari.

Sebagai informasi, MWA UI merupakan badan tertinggi di universitas yang mewakili kepentingan pemerintah, masyarakat, dan universitas.

Dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta Universitas Indonesia. Statuta Universitas Indonesia merupakan peraturan dasar pengelolaan UI yang digunakan sebagai landasan penyusunan peraturan dan prosedur operasional di UI.

MWA UI memiliki tugas untuk menetapkan kebijakan umum universitas, mengangkat atau memberhentikan pimpinan universitas, melaksanakan fungsi pengawasan dan pengendalian umum atas pengelolaan universitas, dan melakukan penilaian kinerja pimpinan universitas.

Hadir dalam audiensi tersebut Rektor Universitas Indonesia Ari Kuncoro, Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia Saleh Husin, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Abdul Haris, dan Dekan Fakultas Kedokteran dr. Ari Fahrial Syam.

Ikuti kami di
Penulis: Reza Deni
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas