Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Menkes Singgung Naiknya Biaya Kesehatan Tak Selalu Efektif Tingkatkan Layanan Kesehatan

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan naiknya biaya kesehatan tak selalu berbanding lurus dengan peningkatan layanan kesehatan.

Menkes Singgung Naiknya Biaya Kesehatan Tak Selalu Efektif Tingkatkan Layanan Kesehatan
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Budi Gunadi Sadikin - Menteri Kesehatan (Muchlis jr/Biro Pers Sekretariat Presiden) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan naiknya biaya kesehatan tak selalu berbanding lurus dengan peningkatan layanan kesehatan.

Budi mulai menyentuh persoalan itu saat membicarakan biaya kesehatan masyarakat yang selalu naik dari tahun ke tahun.

"Dalam 20 tahun terakhir, hampir semuanya pertumbuhan biaya kesehatan lebih besar dari biaya ekonomi," ujar Budi, dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: MUI Rekomendasikan Vaksinasi Malam Hari, Ini Kata Kemenkes

"Peningkatan biaya layanan kesehatan per kapita ini belum tentu efektif meningkatkan layanan kesehatan. Ini tercermin dalam angka life expectation rata-rata rakyat," imbuhnya.

Budi lantas membandingkan angka harapan hidup atau life expectation dengan biaya kesehatan per kapita di beberapa negara.

Contohnya di Amerika Serikat, biaya kesehatan masyarakatnya per kapita mencapai US$ 12 ribu dengan angka harapan hidupnya 79 tahun.

Baca juga: Menkes Ungkap Kunjungan Layanan ke Puskesmas Selama Pandemi Menurun Drastis

Sementara di Jepang dengan biaya kesehatan lebih kecil atau sekitar US$ 5 ribu, angka harapan hidupnya lebih tinggi dari Amerika Serikat yaitu mencapai 84 tahun.

Sehingga Budi pun menarik kesimpulan bahwa uang yang dikeluarkan Negeri Paman Sam belum efektif meningkatkan angka harapan hidup masyarakatnya.

Baca juga: Pimpinan DPR: Kemenkes dan BPOM Harus Uji Klinis Keamanan Vaksin AstraZeneca

"Data lain yang lebih lucu adalah membandingkan dengan Kuba. Ini biaya kesehatan per kapitanya di bawah US$ 5 ribu per tahun, tapi life expectancy-nya sama dengan Amerika yang US$ 12 ribu per tahun, which is 79 tahun," kata dia.

Karenanya, Budi mengatakan perlu ada cara tertentu agar meningkatkan angka harapan hidup masyarakat.

Salah satunya dengan meningkatkan standar produktivitas dan efektivitas dari layanan kesehatan.

"Artinya bukan mengobati yang sakit, tapi membangun orang yang sehat. Itu sebabnya namanya Kementerian Kesehatan, dan industrinya kesehatan, bukan kementerian kesakitan," katanya.

Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas